Longsor dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Ampana sejak siang hari.
Sedikitnya terdapat tiga titik longsoran yang tersebar di sepanjang jalur antara Padapu hingga Bongka.
Baca Juga: Bambang Razak: Alat Berat Menuju Kejadian Longsor Jalur Trans Sulawesi Ampana–Poso
Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), Bambang Razak, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari lapangan.
Ia langsung menginstruksikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) wilayah setempat untuk segera melakukan penanganan.
“Begitu mendapat laporan, kami langsung kerahkan alat berat ke lokasi. Sempat dibersihkan, namun karena hujan terus terjadi longsor susulan,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Palu.
Baca Juga: Bambang Razak: Alat Berat Menuju Kejadian Longsor Jalur Trans Sulawesi Ampana–Poso
Alat berat berupa loader dan grader kemudian diterjunkan untuk membersihkan material longsor yang menutup badan jalan.
Sekitar pukul 20.00 Wita, jalur tersebut akhirnya kembali bisa dilalui kendaraan.
“Sekarang sudah bisa dilintasi. Tapi kami imbau pengguna jalan tetap waspada, terutama saat musim hujan karena potensi longsor masih ada,” tegasnya.
Baca Juga: Longsor Ampana Poso Lumpuhkan Jalur Trans Sulawesi
Meski jalur telah dibuka, persoalan baru muncul di lokasi. Antrean panjang kendaraan dari dua arah menyebabkan kemacetan parah.
Pengendara saling berebut melintas tanpa mengalah, sehingga arus lalu lintas tersendat cukup lama.
Petugas dari Babinsa dan kepolisian setempat turun langsung ke lokasi untuk mengatur lalu lintas dan mengurai kemacetan di titik longsor.
Baca Juga: DPRD Sulteng Soroti Longsor PT QMB di IMIP, Desak Audit Independen dan Penghentian Operasional
Hingga malam hari, arus kendaraan berangsur normal meski pengendara diminta tetap berhati-hati saat melintas di jalur rawan longsor tersebut. ***
Editor : Talib