RADAR PALU – Memasuki hari kelima (H.5), tim SAR gabungan terus memaksimalkan pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan jatuh dari perahu saat memancing di perairan Desa Lanona, Morowali, Sulawesi Tengah.
Korban diketahui bernama Rajudin (50), yang hingga kini belum ditemukan sejak dilaporkan hilang pada 15 Maret 2026.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu menyebutkan, operasi pencarian pada Kamis (19/3) diawali dengan briefing untuk memastikan kesiapan personel, peralatan, serta pembagian tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Dalam operasi hari kelima ini, tim SAR dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) guna memperluas jangkauan pencarian.
SRU 1 yang terdiri dari personel Basarnas dan BPBD melakukan penyisiran menggunakan perahu karet. Sementara itu, SRU 2 yang melibatkan nelayan dan keluarga korban turut melakukan pencarian menggunakan perahu nelayan di sekitar lokasi kejadian.
“Upaya pencarian terus dimaksimalkan dengan membagi tim menjadi dua SRU,” demikian keterangan Basarnas Palu.
Kondisi cuaca di wilayah operasi dilaporkan berawan dengan suhu berkisar 26 hingga 33 derajat celsius. Kecepatan angin berada di kisaran 3–21 knot dengan tinggi gelombang antara 0,5 hingga 1 meter, yang masih memungkinkan operasi pencarian dilakukan.
Operasi SAR ini melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Basarnas, BPBD, Bhabinsa, pihak PT IHIP, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Tim SAR berharap korban segera ditemukan dan mengimbau masyarakat untuk turut mendoakan kelancaran proses pencarian.(*)
Editor : Mugni Supardi