RADAR PALU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Desa Jono Nunu dan Desa Binangga, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (28/1/2026).
Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya 7 hektare lahan, namun dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun pengungsian.
Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Asbudianto, S.T., M.Si., dalam laporan resminya menyampaikan bahwa laporan kejadian diterima pada pukul 17.32 WITA, sementara kebakaran diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 13.19 WITA.
“Berdasarkan hasil assessment di lapangan, kebakaran terjadi di dua desa, yakni Desa Jono Nunu dengan luasan lahan terbakar sekitar 2 hektare dan Desa Binangga sekitar 5 hektare,” jelas Asbudianto.
Menurut laporan BPBD, sumber api kebakaran diduga berasal dari kebun masyarakat yang kemudian merembet dan membakar lahan di sekitarnya.
Kondisi cuaca kering turut mempercepat penyebaran api sebelum akhirnya berhasil dikendalikan.
Penanganan kebakaran dilakukan melalui koordinasi lintas instansi, melibatkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Parigi Moutong, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, Satpol PP, serta masyarakat dan aparat desa setempat.
“Tim gabungan bergerak cepat melakukan pemadaman api dan pengamanan lokasi. Hingga laporan terakhir, situasi dinyatakan aman dan api telah padam,” kata Asbudianto.
BPBD memastikan bahwa dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun pengungsi, serta tidak ada kebutuhan mendesak yang dilaporkan dari lokasi kejadian.
BPBD Provinsi Sulawesi Tengah bersama BPBD Kabupaten Parigi Moutong tetap mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam aktivitas pembukaan dan pengelolaan lahan, guna mencegah terulangnya kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.(acm)
Editor : Mugni Supardi