RADAR PALU - Puluhan ribu lebah tiba-tiba memenuhi langit di Netivot, Israel, memicu kepanikan warga dan spekulasi luas soal “pertanda bencana”.
Otoritas Tel Aviv langsung mengimbau warga dan pemilik toko menutup pintu serta jendela saat kawanan lebah turun ke pusat komersial.
Warga Resah, Dikaitkan dengan Nubuat
Rekaman yang beredar menunjukkan ribuan lebah beterbangan di atas jalan, kendaraan, hingga balkon rumah.
Fenomena ini langsung dikaitkan dengan ayat Alkitab seperti Ulangan 1:44 dan Yesaya 7:18, yang menggambarkan serangan “seperti kawanan lebah”.
Sejumlah pengguna media sosial bahkan menghubungkannya dengan ketegangan geopolitik Israel–Iran, menyebutnya sebagai sinyal bencana yang akan datang.
Penjelasan Ahli: Ini Fenomena Alam
Di tengah spekulasi, para ahli menegaskan kejadian ini bukan hal mistis.
Baca Juga: Ngopi Emas Pegadaian Hadir di Palu, Transaksi Emas Diganjar Kopi Gratis hingga Hadiah Menarik
Fenomena tersebut dikenal sebagai swarming—proses alami saat koloni lebah yang padat membelah diri dan mencari sarang baru.
Biasanya terjadi pada musim semi, dipicu cuaca hangat dan melimpahnya bunga sebagai sumber nektar.
Kenapa Bisa Terjadi di Kota?
Israel berada di jalur migrasi utama serangga antara Afrika, Eropa, dan Asia.
Ditambah pertanian intensif seperti kebun jeruk dan bunga liar, kondisi ini menciptakan habitat ideal bagi populasi lebah dalam jumlah besar.
Ekspansi kota juga membuat lebah makin sering bersarang di bangunan, sehingga saat berpindah, mereka muncul di area padat penduduk.
Baca Juga: Pemkab Morowali Gelar Musrenbang RKPD 2027
Tidak Seberbahaya yang Dibayangkan
Meski terlihat mengerikan, lebah yang sedang bermigrasi justru cenderung tidak agresif.
Fokus mereka adalah melindungi ratu dan mencari tempat baru, bukan menyerang manusia.
Ahli menyebut, fenomena ini justru menandakan populasi lebah yang sehat.
Fenomena Serupa Sebelumnya
Peristiwa ini terjadi kurang dari sebulan setelah ribuan burung gagak memenuhi langit Tel Aviv.
Saat itu juga muncul klaim “pertanda kiamat”, meski ilmuwan memastikan itu bagian dari migrasi musiman.
Israel sendiri dilintasi sekitar 500 juta burung setiap tahun, menjadikannya salah satu jalur migrasi tersibuk di dunia.***
Editor : Muhammad Awaludin