Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Hari Pertama Musda MUI Buol Fokus Pembentukan Pengurus Baru dan Program Kerja

Muchsin Siradjudin • Rabu, 4 Maret 2026 | 22:07 WIB

SIDANG: Suasana sidang pembahasan di Musda MUI Kabupaten Buol.(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)
SIDANG: Suasana sidang pembahasan di Musda MUI Kabupaten Buol.(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)

RADAR PALU - Setelah dibuka oleh Bupati Risharyudi Triwibowo, kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Buol dilanjutkan dengan pembahasan program-program kerja MUI.

Ada empat komisi yang membahas program kerja melalui pemaparan , untuk menjadi cikal bakal program kerja dari Majelis Ulama Indonesia periode 2026-2031 kepengurusan baru.

Dr. Tonang Malangi, panitia pelaksana, menjelaskan bahwa hari pertama Musda masih fokus membahas program kerja MUI untuk dilaksanakan bagi pengurus baru yang akan terpilih besok.

"Hari pertama kita masih fokus membahas program kerja MUI untuk dilaksanakan bagi pengurus baru yang akan terpilih besok," ungkapnya.

Besok Kamis 5 Maret 2026 sebelum pemilihan ketua dan pengurus baru MUI, akan dibentuk tim formatur terlebih dahulu  kemudian mendengarkan laporan LPJ dari pengurus pelaksana sebelumnya.

Pembentukan formatur ini karena MUI Kabupaten Buol selama beberapa tahun vakum tidak ada kepengurusan, sehingga dilakukan pemilihan baru sesuai aturan dan arahan MUI Provinsi Sulawesi Tengah.

Jumlah formatur sebanyak 13 orang yang akan memilih Ketua serta kepengurusan baru. Dalam pemilihan bakal calon tidak ada syarat utama seperti Izasa, yang intinya harus masuk dalam tim formatur dan mereka yang akan menentukan Ketua yang baru melalui pemilihan dari tim formatur itu sendiri.

"Harapan saya mari kita sukseskan pelaksanaan Musda MUI ini, semoga pengurus yang dihasilkan dari pemilihan ini mampu melaksanakan tugas-tugas keumatan dan tugas pemerintah daerah dalam hal membantu masyarakat," Tandas Dr. Tonang Malangi.

Musda MUI Kabupaten Buol diharapkan dapat menghasilkan kepengurusan yang amanah dan program kerja yang responsif terhadap persoalan riil masyarakat, sehingga dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Buol.

Adapun Organisasi Islam yang hadir yaitu utusan dari Pondok Pesantren, utusan dari provinsi, Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), Alkhairat, DDI Al Wahdah, dan Jamaah Tabligh.

Meski belum diketahui siapa nama yang bakal  maju pada bursa pemilihan MUI Buol diprediksi pemilihan ketua MUI besok akan berjalan alot, sebab masing-masing nama yang akan menjadi tim formatur merupakan orang berpengalaman dalam memimpin organisasi.(***)

  

Editor : Muchsin Siradjudin
#Membahas program kerja MUI #Memilih pengurus baru #Musda MUI Kabupaten Buol #Membantu masyarakat