RADAR PALU - Upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah Tikke Raya mulai digerakkan dari level lokal. PT Letawa menyerahkan bantuan bibit sayuran kepada Batalyon TP 874/VSG sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan.
Bantuan tersebut diharapkan bisa mendukung kemandirian pangan prajurit sekaligus memperkuat kolaborasi perusahaan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Penyerahan bibit dilakukan pada Kamis, 5 Februari 2026, kepada Komandan Batalyon yang diwakili Danki Pertanian.
Manajemen PT Letawa menyebut program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung agenda ketahanan pangan yang saat ini menjadi perhatian pemerintah.
Tokoh masyarakat Desa Jengeng, Pua Haya’, menilai langkah tersebut sebagai bentuk konsistensi perusahaan dalam menghadirkan program yang dirasakan langsung manfaatnya.
Menurutnya, selama ini PT Letawa telah menjalin kolaborasi dengan warga melalui berbagai kegiatan, mulai dari perbaikan jalan tani, bantuan fasilitas pendidikan, beasiswa prestasi, hingga dukungan insentif bagi guru.
“Kehadiran perusahaan terasa di masyarakat. Semoga dengan adanya batalyon di wilayah kami, keamanan semakin kondusif dan kesejahteraan ikut meningkat,” ujarnya.
Selain bibit sayuran, perusahaan juga mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pelatihan praktik berkebun sawit berkelanjutan, pendampingan UMKM, pelatihan kewirausahaan, hingga aktivasi kebun sayur PKK di desa binaan.
Rendy H. Prabowo dari manajemen PT Letawa mengatakan, perusahaan ingin tumbuh bersama masyarakat sekitar.
“Kami berharap kontribusi ini dapat meningkatkan kesejahteraan dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas,” katanya.
Perwakilan CSR PT Letawa, Ahmad Faizal, menambahkan bahwa program tersebut sejalan dengan pilar CSR Astra di bidang ekonomi serta prinsip keberlanjutan yang dijalankan perusahaan.
CDO PT Letawa, Agus Setiawan, menegaskan komunikasi dan koordinasi dengan tokoh masyarakat menjadi kunci agar program berjalan efektif dan berkelanjutan.***
Editor : Muhammad Awaludin