Langkah ini untuk mengantisipasi lonjakan harga serta mencegah praktik penimbunan bahan pokok.
Monitoring dilakukan bersama instansi terkait dan Bulog, menyasar penggilingan padi di Kecamatan Luwuk Timur hingga ritel modern.
Baca Juga: Pegadaian Sosialisasi Produk Emas di Dinas Pangan Sulteng, ASN Didorong Melek Investasi
Hasil sementara menunjukkan stok gabah sekitar 25 ton dan beras 400 kilogram, dengan harga beras jenis Inpari dan Ciherang Rp12.600 per kilogram.
Pengawasan ini merupakan dukungan terhadap kebijakan Satgas Saber Pangan agar distribusi tetap lancar dan masyarakat merasa tenang menjelang bulan suci.
Kasat Reskrim Polres Banggai AKP Nur Arifin menegaskan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk komitmen Polres Banggai dalam mendukung kebijakan Satgas Saber Pangan dalam menghadapi momen meningkatnya kebutuhan pokok.
Baca Juga: Menjelang Ramadan, Penjual Bunga Nyekar di Talise Bertahan dari Musim ke Musim
Kasat juga menegaskan bahwa Polres Banggai tidak akan segan melakukan tindakan tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum, seperti penimbunan atau manipulasi harga, yang berpotensi mengganggu dan meresahkan masyarakat.
“Kami ingin memastikan stok aman dan harga tetap wajar menjelang Ramadan. Jika ada praktik penimbunan atau permainan harga, tentu akan kami tindak tegas,” jelasnya.
Sementara itu, Kanit Tipidter Satreskrim Polres Banggai Iptu Bagas T. Sanjaya menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pengecekan sementara di lokasi penggilingan, stok gabah 25.000 kg, stok beras 400 kg, harga beras Inpari dan Cihereng 12.600/kg.
Baca Juga: Honda Sulteng Ajak Jurnalis Riding, Tutup Kegiatan di Rumah Merah Putih Difabel Berkarya
Menurutnya, pengawasan berkelanjutan ini sangat penting untuk memastikan rantai distribusi pangan berjalan dengan baik serta memberikan rasa aman dan kepastian kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
“Pengawasan ini penting agar distribusi pangan berjalan lancar dan masyarakat tidak khawatir terhadap ketersediaan beras,” sebut Bagas.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dukungan terhadap kebijakan Satgas Saber Pangan untuk menjaga stabilitas bahan pokok di daerah. (*)
Editor : Agung Sumandjaya