Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Menteri Hukum dan Mantan Kapolri Serap Aspirasi Masyarakat Sulteng, Terkait Percepatan Reformasi Polri

Agung Sumandjaya • Rabu, 17 Desember 2025 | 13:36 WIB
BERI KETERANGAN: Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas (tengah) saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di Kota Palu.
BERI KETERANGAN: Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas (tengah) saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di Kota Palu.

RADAR PALU – Upaya menghadirkan institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang semakin profesional dan dicintai masyarakat terus dimatangkan.

Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, bersama Tim Percepatan Reformasi Polri menyerap langsung aspirasi publik dalam forum dialog yang digelar di Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Selasa (16/12/2025).

Dalam pertemuan tersebut, tim berdialog dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari akademisi Universitas Tadulako dan UIN Datokarama, tokoh agama, tokoh masyarakat dan adat, organisasi profesi, lembaga bantuan hukum.

“Alhamdulillah, pagi ini kami bertemu hampir seluruh perwakilan kelompok masyarakat. Masukan yang disampaikan sangat konstruktif dan menunjukkan kepedulian yang besar terhadap masa depan Polri,” kata Supratman Andi Agtas.

Ia menegaskan, reformasi Polri harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya pada aspek penegakan hukum, tetapi juga menyentuh pembenahan organisasi sejak proses rekrutmen, sistem promosi dan kenaikan pangkat, hingga pendekatan Polri kepada masyarakat.

“Banyak tugas yang diemban Polri, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Namun yang paling disorot publik adalah soal pendekatan dan kepercayaan. Reformasi ini diarahkan agar Polri benar-benar menjadi lembaga yang dipercaya dan dicintai masyarakat,” tegasnya.

Supratman mengungkapkan, saat ini Tim Percepatan Reformasi Polri bekerja secara paralel di berbagai kampus di seluruh Indonesia. Dari proses tersebut, telah disusun sejumlah opsi reformasi yang nantinya akan dirumuskan dalam bentuk rekomendasi resmi.

“Insya Allah, seluruh masukan ini akan kami rangkum dan hari ini juga akan kami sampaikan sebagai rekomendasi kepada Bapak Presiden terkait arah reformasi Polri yang kita cita-citakan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Tim Percepatan Reformasi Polri, Jenderal Pol (Purn) Idham Azis, mengapresiasi keterlibatan aktif masyarakat Sulawesi Tengah dalam memberikan kritik dan saran. Menurutnya, masukan publik merupakan bentuk cinta terhadap institusi Polri.

“Masukan, saran, dan kritik telah kami catat. Ini penting untuk menghadirkan pembenahan yang menyeluruh bagi Polri,” ujar Idham.

Ia menegaskan, pembenahan akan dilakukan secara terstruktur dan sistematis, termasuk menyangkut gaya hidup anggota Polri hingga sistem penegakan hukum. “Isu-isu seperti gaya hidup hedon dan penegakan hukum yang berkeadilan menjadi perhatian serius kami. Semua akan dibenahi secara bertahap,” pungkasnya.

Dialog publik di Palu tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian nasional Tim Percepatan Reformasi Polri dalam merumuskan kebijakan reformasi yang berpijak pada aspirasi masyarakat luas. (agg)

 

Editor : Agung Sumandjaya
#Komisi Percepatan Kepolisian Indonesia #Radar Palu #Supratman Andi Agtas #Menteri hukum #sulawesi tengah #kota palu #idham azis