Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

JMSI Kepri Gandeng Polda Kepri Perangi TPPO Lewat Literasi Pelajar

Talib • Rabu, 12 November 2025 | 13:36 WIB

 

AUDENSI: Sinergi JMSI Kepri dan Polda Kepri lahirkan buku “Tolak Jadi Korban TPPO” sebagai langkah edukatif cegah perdagangan orang di Kepri. (JMSI Kepri).
AUDENSI: Sinergi JMSI Kepri dan Polda Kepri lahirkan buku “Tolak Jadi Korban TPPO” sebagai langkah edukatif cegah perdagangan orang di Kepri. (JMSI Kepri).

RADAR PALU, BATAM – Upaya memerangi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kepulauan Riau kini memasuki babak baru. Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kepri menggandeng Polda Kepri dalam gerakan literasi pencegahan TPPO bagi pelajar SMA dan SMK se-Kota Batam.

Dalam audiensi yang berlangsung hangat di Mapolda Kepri, Selasa (12/11), jajaran pengurus JMSI Kepri diterima langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, didampingi Kabid Propam Kombes Pol Eddwi Kurniyanto. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju Musyawarah Daerah (Musda) ke-2 JMSI Kepri, yang akan digelar Desember mendatang.

Ketua JMSI Kepri, Eddy Supriatna, menjelaskan bahwa organisasi media ini tengah mempersiapkan peluncuran buku bertajuk “Tolak Jadi Korban TPPO”. Buku tersebut merupakan hasil kolaborasi JMSI bersama instansi terkait dan pelajar SMA/SMK.

 “Cikal bakal buku ini berawal dari program sosialisasi kami di 50 sekolah di Batam pada Oktober lalu. Semua ide, pesan, dan semangat pelajar kami rangkum menjadi karya edukatif,” ungkap Eddy.

Ia berharap buku ini bisa menjadi panduan literasi di sekolah agar para pelajar memahami bentuk, modus, dan cara mencegah TPPO.

“Pelajar adalah ujung tombak pencegahan. Mereka harus tahu cara melindungi diri dan teman-temannya,” tambahnya.

 Baca Juga: Pemkab Poso Dorong Pengembangan Produksi Kakao, dan Kopi Berstandar Internasional, Sangat Penting untuk Bersaing

Mendengar paparan tersebut, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menyambut positif inisiatif JMSI Kepri. Menurutnya, langkah ini menjadi model pencegahan dini yang efektif.

“Kami sangat mengapresiasi karya JMSI Kepri. Ini langkah konkret untuk menanamkan kesadaran sejak dini tentang bahaya TPPO,” ujar Asep.

Sebagai bentuk dukungan, Kapolda berjanji akan melibatkan seluruh jajaran di tingkat Polsek, Polres, dan PJU Polda Kepri untuk mendukung penyebaran buku tersebut. Ia bahkan turut menandatangani lembar kata pengantar sebagai bentuk simbolis keterlibatan Polda Kepri dalam proyek literasi ini.

Pertemuan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan draf buku “Tolak Jadi Korban TPPO”. Buku ini rencananya akan diluncurkan secara resmi pada 2 Desember 2025 di One Batam Mall, bersamaan dengan pembukaan Musda ke-2 JMSI Kepri, yang juga akan dihadiri langsung oleh Kapolda Kepri.

Langkah kolaboratif antara JMSI dan Polda Kepri ini diharapkan menjadi contoh sinergi antara media dan aparat dalam mencerdaskan generasi muda serta melindungi mereka dari jerat perdagangan manusia. ***

 

 

Editor : Talib
#literasi pelajar #tppo #batam #polda kepri #JMSI