Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Polda Sulteng Selidiki Kasus Kematian Santri Diduga Akibat Bullying di Ponpes Salafiyah Al-Hikmah Kotanagaya

Wahono. • Kamis, 16 Oktober 2025 | 13:38 WIB
Gedung Polda Sulteng
Gedung Polda Sulteng

RADAR PALU – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah tengah menyelidiki kasus dugaan perundungan (bullying) terhadap seorang santri di Pondok Pesantren Salafiyah Al-Hikmah Kotanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong.

Kasus ini mencuat setelah korban, Alwisnu Syahputra (13 tahun), meninggal dunia pada Selasa, 14 Oktober 2025 di RSUD Tombolotutu Tinombo.

Kasubbid Penmas Polda Sulteng, Kompol Reky Moniung, membenarkan adanya laporan terkait dugaan perundungan tersebut.

Ia menyampaikan, penyidik dari Subdit IV Renakta (Remaja, Anak, dan Wanita) Ditreskrimum Polda Sulteng saat ini sedang melakukan serangkaian tindakan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban.

“Benar, ada laporan yang kami terima pada hari Selasa tanggal 14 Oktober 2025. Saat ini penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti terkait kasus tersebut,” jelas Kompol Reky, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis (16/10).

Sebagai bagian dari proses penyidikan, kepolisian juga telah melakukan otopsi terhadap jenazah korban di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulteng untuk memastikan penyebab kematian.

Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah Al-Hikmah Kotanagaya, Ahmad Wargono, menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya santri tersebut.

Ia berharap hasil visum dan penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian dapat mengungkap secara terang benderang penyebab kematian Alwisnu Syahputra.

“Mudah-mudahan hasil visum nanti bisa membuka dengan jelas sebab meninggalnya Alwisnu Syahputra,” ujarnya singkat.

 

Editor : Wahono.
#PPA #pondok #selidiki #bullying #polda #pesantren #polisi #rsud