Kabag Ekonomi Setda Kota Palu Rahmat Mustafa mengatakan, bahwa tim Satgas Kota Palu dalam sidak tersebut berhasil menindak tegas pengecer dengan menyita tabung LPG 3 Kg.
“Pengecer yang menjual LPG di atas HET Rp 18 ribu. Penindakan tegas dilaksanakan saat tim turun ke lapangan pada pukul 13.40 WITA,” bebernya.
Adapun identitas pedagang yang melakukan penjualan LPG 3 Kg secara ecer di atas HET yakni inisial SR tepatnya pengecer di Jalan Tanjung Manimbaya dengan barang bukti 1 buah tabung LPG 3 Kg dan RO pengecer di Jalan Bayam dengan barang bukti yang diamankan 4 buah tabung LPG 3 Kg. Kemudian HA pengecer di Jalan Sungai Manonda dengan barang bukti 9 Buah tabung LPG 3 Kg.
Selanjutnya, AN pengecer di Jalan Datu Adam dengan barang bukti 20 buah tabung LPG 3 Kg, TA pengecer di Jalan Anoa dengan barang bukti 11 buah tabung LPG 3 Kg. IQ di Jalan Tanjung Manimbaya 1 buah tabung LPG 3 Kg.
Sementara DE pengecer jalan Tanjung Manimbaya 1 buah tabung LPG 3 Kg, lalu AM pengecer di Jalan Tanjung Manimbaya dengan 10 buah tabung LPG 3 Kg, lalu ada 9 kios di jalan Tanjung Manimbaya dengan masing masing 1 buah tabung LPG 3 kg.
Kios di Jalan Datu Adam dengan barang bukti 2 tabung LPG 3 kg, lalu di Jalan Miangas dengan barang bukti 9 tabung LPG 3 kg. Selanjutnya barang bukti tersebut dibawa dan diamankan di Mako Polresta Palu guna untuk proses hukum selanjutnya.
“Secara keseluruhan jumlah tabung LPG yang diamankan sebanyak 69 tabung LPG 3 kg. Ada pelanggarannya harga HET yang semestinya Rp 18 ribu dijual dengan harga antara Rp25 ribu sampai Rp45 ribu,” pungkasnya.(win) Editor : Rony Sandhi