RADARPALU – Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap oknum tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan Basarnas dalam pelaksanaan operasi SAR.
Imbauan ini disampaikan menyusul adanya indikasi penipuan dengan modus meminta sejumlah uang atau imbalan kepada keluarga korban maupun pihak terkait dengan dalih membantu proses pencarian dan pertolongan.
Basarnas menegaskan bahwa seluruh layanan SAR diberikan secara gratis dan tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun.
“Basarnas tidak pernah meminta pembayaran, baik secara langsung maupun melalui transfer, dalam setiap pelaksanaan operasi SAR,” demikian keterangan resmi yang disampaikan melalui Unit Hubungan Masyarakat.
Masyarakat, khususnya keluarga korban, diminta untuk tidak mudah percaya apabila menerima permintaan uang yang mengatasnamakan Basarnas. Setiap informasi perlu dikonfirmasi terlebih dahulu melalui kanal resmi.
Jika menemukan indikasi penipuan, masyarakat diminta segera melapor melalui nomor darurat Basarnas di 115 atau melalui kontak resmi Kantor SAR Palu di 0811-448-1115 dan (0451) 481110.
Basarnas juga mengajak masyarakat untuk lebih teliti dalam memeriksa identitas pihak yang mengaku sebagai petugas SAR. Partisipasi aktif masyarakat dinilai penting dalam mencegah praktik penipuan yang merugikan.
“Jangan melakukan transfer atau pembayaran sebelum memastikan kebenaran informasi tersebut,” tegasnya.
Basarnas kembali mengingatkan bahwa operasi pencarian dan pertolongan merupakan layanan negara yang diberikan kepada masyarakat tanpa biaya. “SAR itu gratis. Laporkan segera jika menemukan indikasi penipuan,” tutup keterangan Basarnas.(*)
Editor : Mugni Supardi