Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wamendagri: Program Nasional Bukan Beban, Tapi Mesin Pertumbuhan Daerah

Agung Sumandjaya
Penulis: Agung Sumandjaya❯
Wamendagri, Bima Arya Sugiarto.
Wamendagri, Bima Arya Sugiarto.

Advertisement

RADAR PALU - Pemerintah daerah diingatkan untuk tidak lagi bersikap pasif terhadap program strategis nasional.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menegaskan bahwa kunci pertumbuhan ekonomi daerah justru terletak pada keberanian kepala daerah “menjemput bola”.

Pesan itu disampaikan saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Jambi yang digelar di rumah dinas gubernur, belum lama ini.

Alih-alih menjadi beban, Bima menilai program strategis nasional seharusnya diposisikan sebagai alat dorong utama pembangunan daerah.

Namun, manfaat itu tidak akan otomatis hadir tanpa inisiatif dan keaktifan pemerintah daerah.

Advertisement

“Program strategis nasional adalah pengungkit kemajuan, tapi kepala daerah harus proaktif mengawal dan menjemput peluangnya,” tegasnya.

Menurutnya, pemerintah pusat telah menyiapkan berbagai program lintas sektor mulai dari layanan dasar hingga penguatan ekonomi yang berpotensi menciptakan efek berganda (multiplier effect).

Tantangannya kini ada pada kemampuan daerah dalam mengelola dan mengoptimalkannya.

Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, Bima juga menyoroti pentingnya perubahan cara kerja birokrasi daerah.

Ia menilai situasi geopolitik justru membuka ruang bagi daerah untuk bertransformasi dan memperkuat daya saing.

Advertisement
Editor : Agung Sumandjaya
Sumber : kemendagri.go.id

Artikel Terkait

Rakhmat Renaldy Tekankan Dukungan Program Pemerintah dan Menteri

Rakhmat Renaldy Tekankan Dukungan Program Pemerintah dan Menteri

Rakhmat Renaldy meminta jajaran Kemenkum Sulteng mengikuti kebijakan terbaru dan mendukung program pemerintah untuk meningkatkan layanan.

DPRD Sulteng Dukung Pengembangan Koperasi Merah Putih

DPRD Sulteng Dukung Pengembangan Koperasi Merah Putih

DPRD Provinsi Sulawesi Tengah memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Launching 1.061 Titik KDKMP Tahun 2026 ini.

Perketat Perda IPERA, Gubernur Anwar Hafid Minta Pemegang Izin Bertanggung Jawab atas Kerusakan

Perketat Perda IPERA, Gubernur Anwar Hafid Minta Pemegang Izin Bertanggung Jawab atas Kerusakan

Gubernur Anwar Hafid perketat Perda IPERA Sulteng. Pemegang izin wajib tanggung kerusakan lingkungan agar tak tumbalkan pemda 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer