RADAR PALU - Pembangunan gedung baru Kejaksaan Negeri (Kejari) Morowali Utara (Morut) hingga Senin (16/3/2026) belum juga rampung. Padahal sebelumnya proyek senilai Rp22,5 miliar yang bersumber dari APBN 2025 ini ditargetkan selesai pada Januari 2026.
Pantauan Radar Palu di lokasi menunjukkan sejumlah pekerjaan konstruksi masih berlangsung. Beberapa pekerja terlihat menggali tanah dan mengangkut material di area halaman depan gedung. Di bagian lain, pekerjaan finishing bangunan juga masih dikerjakan.
Rangka scaffolding masih berdiri di sejumlah sisi bangunan. Hal ini menandakan pekerjaan fasad dan bagian luar gedung belum sepenuhnya selesai.
Di area teras utama, lantai granit masih dalam tahap pemasangan. Material bangunan, alat kerja, serta sisa-sisa konstruksi juga tampak berserakan di sekitar lokasi proyek.
Meski bentuk utama gedung dua lantai itu sudah berdiri, sejumlah pekerjaan tampak belum tuntas, mulai dari penyelesaian dinding luar, area halaman, hingga beberapa bagian interior.
Yang menarik, saat pemantauan di lapangan, pengawas pekerjaan tidak terlihat berada di lokasi proyek. Tidak ada pihak yang dapat dimintai keterangan mengenai perkembangan terbaru maupun alasan keterlambatan pekerjaan.
Sebelumnya, perwakilan kontraktor dari PT Nurman Abadi, Chaerul Akbar, menyebut progres pembangunan telah mencapai 65 persen pada Desember 2025.
Saat itu, pihak kontraktor optimistis proyek bisa mencapai 90 persen pada akhir Desember dan rampung paling lambat Januari 2026.
Namun hingga pertengahan Maret 2026, pembangunan kantor baru Kejaksaan Negeri Morowali Utara masih jauh dari kata selesai.
Baca Juga: Korupsi Lampu Jalan Rp1,5 Miliar di Morut, Penyidik Tetapkan Tersangka Baru
Kondisi ini memunculkan pertanyaan terkait progres akhir proyek, termasuk kemungkinan keterlambatan penyelesaian pekerjaan pada pembangunan gedung yang menggunakan anggaran negara tersebut.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin