RADAR PALU - Lapas Kelas IIB Luwuk terus memperkuat pembinaan yang inklusif dan menghormati keberagaman.
Hal itu ditandai dengan diresmikannya Pura “Maitri Santhi” sebagai fasilitas ibadah bagi warga binaan beragama Hindu.
Kepala Lapas Luwuk, Muh. Bahrun, mengatakan pembangunan pura tersebut merupakan bagian dari komitmen menghadirkan pembinaan menyeluruh, tidak hanya pada aspek kemandirian tetapi juga spiritualitas.
“Fasilitas ibadah ini diharapkan menjadi ruang pembinaan spiritual yang memperkuat karakter warga binaan sehingga mereka siap kembali ke masyarakat dengan nilai moral dan kedamaian batin,” ujarnya.
Prosesi peresmian ditandai penandatanganan prasasti oleh Kakanwil Ditjenpas Sulteng Bagus Kurniawan serta pengguntingan pita oleh Ketua PIPAS Sulteng Ny. Erma Kurniawan bersama Ny. Umi Bahrun dan Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Banggai Ni Ketut Narsih.
Bahrun juga menyampaikan apresiasi kepada Parisada Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Banggai atas dukungan yang diberikan dalam pembangunan fasilitas ibadah tersebut.
Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Banggai I Nyoman Sumerta menilai kehadiran pura di lingkungan lapas mencerminkan sinergi positif antara pemasyarakatan dan umat beragama.
Dengan hadirnya Pura Maitri Santhi, Lapas Luwuk menegaskan komitmennya menghadirkan pembinaan yang menghormati keberagaman sekaligus memperkuat karakter warga binaan sebagai bekal kembali ke masyarakat.(*)
Editor : Mugni Supardi