RADAR PALU - Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu terus mematangkan kesiapan infrastruktur jelang pengoperasian penerbangan internasional.
Hal itu disampaikan Kepala Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu, Prasetiyohadi, dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pre Launching Bandara Mutiara Sis Al Jufri sebagai Bandara Internasional.
Prasetiyohadi menjelaskan, saat ini bandara memiliki panjang landasan pacu (runway) 2.500 meter dengan lebar 45 meter. Dimensi tersebut memungkinkan bandara melayani pesawat berbadan sempit (narrow body) berkapasitas besar.
“Untuk tipe pesawat terbesar yang saat ini bisa kami layani adalah Boeing 737-900ER,” ujarnya.
Namun, dalam rencana pembukaan rute internasional perdana, maskapai yang akan digunakan adalah China Southern Airlines dengan tipe Airbus A321.
Pesawat tersebut memiliki kapasitas sekitar 210 kursi dan dinilai dapat dilayani secara teknis oleh Bandara Mutiara Sis Al Jufri.
Rute yang direncanakan adalah Guangzhou–Palu dan Palu–Guangzhou dengan estimasi waktu tempuh sekitar lima jam penerbangan langsung tanpa transit.
Dari sisi apron atau landasan parkir, Bandara Mutiara Sis Al Jufri mampu menampung sembilan pesawat tipe narrow body secara bersamaan. Sementara kapasitas terminal saat ini mencapai 1,7 juta penumpang per tahun.
Pada 2025, jumlah penumpang yang dilayani tercatat sebanyak 799 ribu orang. Meski mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya akibat dinamika ekonomi global dan efisiensi, sektor kargo justru menunjukkan peningkatan menjadi Rp14 juta dibanding sebelumnya Rp12,748 juta.
Terkait layanan internasional, Prasetiyohadi menegaskan pihaknya akan melakukan penyesuaian terminal sesuai dengan persyaratan instansi Customs, Immigration, and Quarantine (CIQ).
Saat ini jam operasional bandara masih berlangsung pukul 06.00 WITA hingga 18.00 WITA. Namun, dengan status baru sebagai bandara internasional, jam operasi akan disesuaikan dengan kebutuhan maskapai yang beroperasi.
Dengan kesiapan runway, apron, kapasitas terminal, serta penyesuaian fasilitas CIQ, Bandara Mutiara Sis Al Jufri optimistis mampu melayani pesawat Airbus A321 China Southern Airlines dan mendukung konektivitas internasional Sulawesi Tengah secara bertahap.(*)
Editor : Mugni Supardi