Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Pemkab Morut Siap Bangun Pusat Layanan Gizi SPPG, Investasi Jangka Panjang untuk Membangun SDM Unggul

Muksin Sirajuddin • Senin, 20 Oktober 2025 | 12:04 WIB
KUNJUNGAN : Wakil Kepala BGN Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung, menerima kunjungan Bupati Morut Delis Julkarson Hehi di Kantor Pusat BGN, Kamis (16/10/2025).(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).
KUNJUNGAN : Wakil Kepala BGN Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung, menerima kunjungan Bupati Morut Delis Julkarson Hehi di Kantor Pusat BGN, Kamis (16/10/2025).(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).

RADAR PALU - Pemerintah Kabupaten Morowali Utara (Pemkab Morut) dan Badan Gizi Nasional (BGN) bahas rencana pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memperkuat ketahanan gizi dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Komitmen itu dimulai dengan pertemuan strategis antara Bupati Morut Delis Julkarson Hehi dan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung di Kantor Pusat BGN, Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Dalam pertemuan itu, Lodewyk Pusung didampingi sejumlah deputi dan staf ahli bidang perencanaan serta program gizi nasional.

Bupati Delis yang hadir bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Herry Pinontoan menegaskan kesiapan penuh pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan SPPG dari sisi lahan, infrastruktur, hingga integrasi lintas sektor.

"Peningkatan status gizi masyarakat bukan sekadar urusan kesehatan, tapi investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia unggul. Kami ingin SPPG menjadi pusat layanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan gizi," kata Delis.

Delis menegaskan, keberadaan SPPG akan menjadi model sinergi lintas sektor dengan melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam pemanfaatan pangan lokal bergizi.

Wakil Kepala BGN menyambut positif langkah proaktif Pemkab Morut dan menilai daerah tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi percontohan program pemenuhan gizi berbasis komunitas di kawasan timur Indonesia.

"Kami siap memberikan dukungan teknis dan pendampingan agar pembangunan SPPG di Morowali Utara berjalan sesuai standar nasional. Langkah ini penting untuk memastikan layanan gizi masyarakat berlangsung efektif dan berkelanjutan," kata Lodewyk.

Bupati menambahkan bahwa pembangunan SPPG sejalan dengan visi besar Pemkab Morut untuk mewujudkan masyarakat sehat, cerdas, dan sejahtera.

Ia berharap kolaborasi dengan BGN segera ditindaklanjuti dalam bentuk rencana aksi teknis di lapangan. Jika berjalan, Morut berpotensi menjadi daerah pertama di Sulawesi Tengah yang memiliki SPPG.

"Kami ingin kehadiran SPPG memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Morowali Utara," harap Delis.(ham)



Editor : Muchsin Siradjudin
#Membangun SDM Unggul #Pemkab Morut #Investasi jangka panjang #Pusat layanan gizi SPPG