Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lapas Perempuan Palu Panen 2.000 Jagung, Ketahanan Pangan Kini Dukung Program MBG

T
Penulis: Taswin❯

 


Advertisement

Prosesi pelepasan 1.000 benih ikan Nila di kolam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Palu.
Prosesi pelepasan 1.000 benih ikan Nila di kolam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Palu.

 

RADAR PALU - Program ketahanan pangan Lapas Perempuan Kelas III Palu mulai menunjukkan hasil nyata. Melalui pemanfaatan lahan kosong, lembaga pemasyarakatan ini berhasil melakukan panen perdana jagung sekaligus mengembangkan budidaya ikan untuk mendukung kebutuhan pangan. 

Advertisement

Dalam implementasi ketahanan pangan Lapas Perempuan Palu, sebanyak 2.000 pohon jagung berhasil dipanen. Selain itu, kegiatan ini juga dikombinasikan dengan budidaya ikan nila yang dikelola langsung oleh warga binaan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian. 

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, mengatakan program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan nasional, termasuk program makan bergizi gratis (MBG). 

Advertisement

“Hasil panen ini kami manfaatkan penjualannya untuk kembali bergulir pada program ketahanan pangan, sekaligus mendukung pengembangan UMKM di Lapas Perempuan Palu,” ujarnya, Selasa (5/4). 

Ia menambahkan, arah pengembangan program ini ke depan akan difokuskan untuk menopang kebutuhan bahan pangan dalam program MBG. 

“Kita mulai dari dapur sehat, lalu ke depan akan menggandeng pihak ketiga. Jika produksi ikan, jagung, dan tanaman lain mencukupi, bisa menjadi bagian dari suplai bahan pokok MBG,” jelasnya. 

Dari sisi kualitas, jagung yang dihasilkan dinilai layak konsumsi dengan ukuran besar dan rasa manis. 

“Ini jagung pangan, bukan jagung pakan,” tegas Bagus. 

Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Kelas III Palu, Yoesiana, menjelaskan bahwa program ini memanfaatkan lahan sekitar 1.200 meter persegi yang sebelumnya tidak digunakan. 

“Lahan ini kami manfaatkan untuk kolam ikan serta penanaman jagung dan kacang panjang. Sebelumnya kami sudah menebar 3.000 ekor ikan nila, dan hari ini ditambah 1.000 ekor lagi,” ungkapnya. 

Advertisement

Artikel Terkait

Kemenkum Sulteng Harmonisasi Dua Ranperbup di Banggai Laut: Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Zakat

Kemenkum Sulteng Harmonisasi Dua Ranperbup di Banggai Laut: Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Zakat

Kemenkum Sulteng harmonisasi dua Ranperbup Banggai Laut terkait ketahanan pangan, perbaikan gizi, serta pengelolaan zakat yang akuntabel.

Morut Terima Bantuan 55 Pompa Air dan 6 Traktor untuk Petani

Morut Terima Bantuan 55 Pompa Air dan 6 Traktor untuk Petani

Pemkab Morut mendapat 55 pompa air dan 6 traktor untuk petani. Dinas Pertanian juga mengevaluasi kendala genangan sawah di Bunta.

Regulasi Pangan-Gizi dan Gender Morowali Masuk Tahap Harmonisasi

Regulasi Pangan-Gizi dan Gender Morowali Masuk Tahap Harmonisasi

Kemenkum Sulteng memfasilitasi harmonisasi dua Ranperbup Morowali terkait pangan-gizi berbasis potensi lokal dan pengarusutamaan gender.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer