Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Sulteng Bahas Pokok Pikiran, Pemprov Tekankan Integrasi ke RKPD

M
Penulis: Magang❯
HADIR: Ketua Fraksi PKS, Bunda Hj Wiwik Jumatul Rofi,ah bersama anggota Fraksi PKS DPRD Sulteng Sri Atun, saat hdir di siding paripurna, Senin (30/03/2026).(FOTO: ANDIKA NUR HIKMAH/RADAR PALU)
HADIR: Ketua Fraksi PKS, Bunda Hj Wiwik Jumatul Rofi,ah bersama anggota Fraksi PKS DPRD Sulteng Sri Atun, saat hdir di siding paripurna, Senin (30/03/2026).(FOTO: ANDIKA NUR HIKMAH/RADAR PALU)

Advertisement

RADAR PALU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar rapat paripurna di ruang sidang utama, Jalan Moh. Yamin, Kota Palu, Senin (30/03/2026) waktu 13:30 WITA.

Rapat tersebut membahas penyampaian pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD yang akan menjadi bahan dalam penyusunan perencanaan pembangunan daerah tahun mendatang.

Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan dan para anggota DPRD, serta jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) yang diwakili oleh Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulteng, Dr. Novalina.

DISERAHKAN: Sekprov Sulteng Dr. Novalina menyerahkan pokok-pokok pikiran Pemprov Sulteng kepada Ketua DPRD Sulteng Moh. Arus Abdul Karim.(FOTO: ANDIKA NUR HIKMAH).
DISERAHKAN: Sekprov Sulteng Dr. Novalina menyerahkan pokok-pokok pikiran Pemprov Sulteng kepada Ketua DPRD Sulteng Moh. Arus Abdul Karim.(FOTO: ANDIKA NUR HIKMAH).

Sekprov Novalina, yang hadir mewakili Gubernur Sulteng, Dr. H. Anwar Hafid, menyampaikan bahwa pokirDPRD merupakan bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah. 

Advertisement

Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah diminta untuk menindaklanjuti hasil tersebut dan mengintegrasikannya ke dalam dokumen perencanaan, termasuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) serta dokumen perencanaan lainnya.

“Pokok-pokok pikiran DPRD perlu menjadi bagian dari perencanaan pembangunan daerah agar program yang disusun dapat selaras dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengentasan kemiskinan, pemerataan pembangunan antarwilayah, penguatan ekonomi daerah, serta pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Isu-isu tersebut dinilai perlu mendapat perhatian bersama antara pemerintah daerah dan DPRD dalam penyusunan program kerja ke depan.

Menurutnya, setiap program yang dirancang harus disusun secara terukur dan sistematis, sehingga pelaksanaan anggaran dapat memberikan manfaat yang jelas bagi masyarakat.

Selain itu, perencanaan yang baik juga diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran daerah.

Advertisement

Artikel Terkait

DPRD Menggelar Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan KUA dan PPAS Perubahan APBD

DPRD Menggelar Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan KUA dan PPAS Perubahan APBD

DPRD Menggelar Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan KUA dan PPAS Tentang Perubahan APBD 2026.

Paripurna DPRD Kota Palu Awali Agenda Sidang Caturwulan II

Paripurna DPRD Kota Palu Awali Agenda Sidang Caturwulan II

Paripurna DPRD Kota Palu digelar untuk menutup masa sidang Caturwulan I dan membuka agenda persidangan baru Tahun 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer