Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Isu Potongan UKT Berani Cerdas Untad Ramai, Kampus Buka Suara

A
Penulis: Ade Safitri❯

Ilustrasi mahasiswa Universitas Tadulako mengecek pengembalian UKT Beasiswa Berani Cerdas melalui layanan perbankan.
Ilustrasi mahasiswa Universitas Tadulako mengecek pengembalian UKT Beasiswa Berani Cerdas melalui layanan perbankan.


Advertisement

RADAR PALU - Isu pemotongan pengembalian UKT bagi mahasiswa penerima Beasiswa Berani Cerdas di Universitas Tadulako akhirnya mendapat klarifikasi. Pihak kampus memastikan tidak ada pemotongan sepihak, melainkan biaya administrasi perbankan.

Kampus Bantah Ada Pemotongan UKT 

 

Advertisement

 

 

Polemik terkait UKT Berani Cerdas Untad mencuat setelah sejumlah mahasiswa mengeluhkan adanya selisih dana yang diterima. Menanggapi hal itu, pihak Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) Universitas Tadulako memberikan penjelasan. 

Advertisement

Operator BAK Untad, Sahril, menegaskan bahwa tidak ada pemotongan dana oleh kampus. Menurutnya, selisih tersebut berasal dari biaya administrasi transfer antarbank.

“Kalau itu memang ada (biaya admin). Tapi bukan pemotongan dari kampus,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).

Alur Transfer Lewat Dua Bank

Sahril menjelaskan, dana pengembalian UKT diproses melalui Bank Syariah Indonesia (BSI), sebelum diteruskan ke rekening mahasiswa di Bank Sulteng. 

Karena tidak ada kerja sama langsung atau MoU dengan Bank Sulteng, proses transfer harus melalui BSI terlebih dahulu. Hal inilah yang memunculkan biaya administrasi.

“Itu karena diproses dari BSI ke Bank Sulteng. Kita tidak punya MoU di Bank Sulteng, jadi harus lewat BSI,” jelasnya.

Biaya Admin Diakui, Nominal Bervariasi

Pihak kampus mengakui adanya biaya administrasi transfer. Berdasarkan informasi yang diunggah di akun resmi BAK Untad, biaya admin tercatat sekitar Rp6.500.

Namun, terkait variasi nominal potongan yang dialami mahasiswa dalam program UKT Berani Cerdas Untad, pihak kampus belum bisa memberikan rincian pasti. 

Mahasiswa diminta untuk melakukan pengecekan langsung ke pihak bank guna memastikan detail potongan yang terjadi.

Bagian Keuangan Belum Beri Penjelasan

Sementara itu, upaya konfirmasi ke bagian keuangan Universitas Tadulako hingga kini belum membuahkan hasil. Pihak yang berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait alur transaksi secara rinci. 

Kondisi ini disebut berkaitan dengan kebijakan Work From Holiday (WFH) menjelang hari raya. Sejumlah pejabat kampus dilaporkan telah mulai menjalani masa mudik lebih awal.

Pihak kampus mengimbau mahasiswa penerima Beasiswa Berani Cerdas untuk tidak panik dan melakukan pengecekan langsung ke bank terkait selisih dana UKT yang diterima.***

Advertisement

Artikel Terkait

Kemenkum Sulteng Dalami Strategi Penguatan Indikasi Geografis Berkelanjutan

Kemenkum Sulteng Dalami Strategi Penguatan Indikasi Geografis Berkelanjutan

Kemenkum Sulteng mendalami strategi penguatan Indikasi Geografis untuk melindungi produk unggulan daerah dan meningkatkan ekonomi masyarakat

Momentum Sumpah Pemuda, Kemenkum Sulteng Tekankan Pelayanan Berdampak

Momentum Sumpah Pemuda, Kemenkum Sulteng Tekankan Pelayanan Berdampak

Kemenkum Sulteng mendorong pelayanan hukum yang mudah diakses, informatif, dan responsif melalui semangat patriotisme, kegigihan, dan empati

Kemenkum Sulteng Tekankan Integritas dan Empati dalam Pengabdian ASN

Kemenkum Sulteng Tekankan Integritas dan Empati dalam Pengabdian ASN

Kemenkum Sulteng mengajak ASN menerapkan patriotisme, kegigihan, dan empati untuk memperkuat integritas serta kualitas pelayanan publik.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer