Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Setahun BERANI Sehat, 135 Ribu Warga Sulteng Dilayani Bermodal KTP

M
Penulis: Mugni Supardi❯

Dalam setahun terakhir, program Berani Sehat telah menjangkau 135 ribu lebih masyarakat di berbagai daerah.
Dalam setahun terakhir, program Berani Sehat telah menjangkau 135 ribu lebih masyarakat di berbagai daerah.


Advertisement

RADAR PALU - Tak lagi dipusingkan biaya berobat, ribuan warga Sulawesi Tengah kini cukup menunjukkan KTP untuk mendapatkan layanan kesehatan. Dalam setahun terakhir, program Berani Sehat telah menjangkau 135 ribu lebih masyarakat di berbagai daerah.

Hal tersebut dari capaian program Berani Sehat dalam satu tahun kepemimpinan Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, M.Si dan Wakil Gubernur dr. Reny A Lamadjido, Sp.PK., M.Kes.

Melalui unggahan resmi Pemprov Sulteng, program layanan kesehatan bermodal KTP tersebut tercatat telah melayani 135.084 jiwa masyarakat sepanjang 2025.

Advertisement

Layanan diberikan melalui skema integrasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) maupun Non-JKN dengan total anggaran mencapai Rp67,4 miliar.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mengalihkan 111 ribu jiwa Penerima Bantuan Iuran (PBI) nonaktif langsung ke program prioritas Berani Sehat.

Kebijakan ini disebut untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh jaminan layanan kesehatan tanpa terputus akibat perubahan status kepesertaan.

Advertisement

Tak hanya fokus pada layanan kuratif, Pemprov Sulteng juga mengalokasikan Rp6,9 miliar untuk upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Sulawesi Tengah.

Di sisi penguatan fasilitas, peningkatan kualitas layanan di RSUD Undata dan RSUD Madani turut menjadi prioritas. Total anggaran yang digelontorkan untuk dua rumah sakit rujukan tersebut mencapai Rp70,9 miliar.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengalokasikan Rp34.355.000 untuk membantu warga miskin yang harus menjalani pengobatan di luar daerah.

Program Berani Sehat menjadi salah satu pilar dalam visi Sulteng Nambaso (Berdaulat, Adil, Sejahtera, dan Setara) yang ditekankan Anwar–Reny dalam tahun pertama kepemimpinan mereka.

Pemprov menegaskan komitmen memperluas akses kesehatan agar masyarakat cukup menunjukkan KTP untuk mendapatkan layanan.(*)

Advertisement

Artikel Terkait

Klaim JKN Rumah Sakit di Sulteng Jadi Perhatian, Ini yang Dibenahi

Klaim JKN Rumah Sakit di Sulteng Jadi Perhatian, Ini yang Dibenahi

Klaim JKN rumah sakit di Sulteng menjadi perhatian. Petugas coder dibekali panduan INA-CBG untuk meminimalkan kesalahan pengajuan klaim.

BERANI SEHAT: Program Baik yang Sedang Diuji oleh Keberhasilannya Sendiri

BERANI SEHAT: Program Baik yang Sedang Diuji oleh Keberhasilannya Sendiri

BERANI SEHAT Sulteng perlu memperkuat tata kelola, pemerataan layanan, dan pembiayaan agar jaminan kesehatan warga berkelanjutan dan merata.

Pembiayaan Berani Sehat Disorot, Bunda Wiwik Minta Pembagian Tanggung Jawab Daerah Diperjelas

Pembiayaan Berani Sehat Disorot, Bunda Wiwik Minta Pembagian Tanggung Jawab Daerah Diperjelas

Bunda Wiwik meminta pembagian tanggung jawab pembiayaan Berani Sehat antara Pemprov Sulteng dan pemerintah kabupaten/kota diperjelas.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer