Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Langit Sulteng Akhir Januari Tak Stabil, Awan Tebal & Hujan Mengintai

M
Penulis: Muhammad Awaludin❯

Ilustrasi, Awan gelap menutup langit Palu jelang sore. Warga mempercepat aktivitas, mengantisipasi hujan yang bisa turun tiba-tiba.
Ilustrasi, Awan gelap menutup langit Palu jelang sore. Warga mempercepat aktivitas, mengantisipasi hujan yang bisa turun tiba-tiba.

RADAR PALU— Langit Sulawesi Tengah belum benar-benar bersahabat. Menjelang akhir Januari 2026, awan tebal masih menggantung di banyak wilayah, menandai cuaca yang cenderung tidak stabil dari pagi hingga sore hari.


Advertisement

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan, sebagian besar kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah akan mengalami cuaca berawan hingga cerah berawan, namun dengan potensi hujan ringan yang bisa turun secara tiba-tiba, terutama pada sore hari. 

 

 

Advertisement

 

Wilayah seperti Banggai, Poso, Donggala, Morowali, dan Parigi Moutong masuk dalam zona dominasi awan. Suhu udara siang hari diperkirakan berada di kisaran 21–31 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi, mencapai 60 hingga 97 persen. Kondisi ini membuat udara terasa gerah dan mempercepat pembentukan awan hujan lokal. 

BMKG mencatat, hujan ringan berpeluang muncul secara sporadis, terutama saat awan konvektif mulai berkembang pada siang menuju sore. Pola cuaca seperti ini umum terjadi di Sulawesi Tengah, namun tetap perlu diantisipasi karena perubahan bisa berlangsung cepat.

Advertisement

Di kawasan pesisir, termasuk Banggai Kepulauan dan Tojo Una-Una, suhu udara cenderung lebih tinggi. Meski cuaca relatif cerah berawan, kelembapan tetap tinggi pada pagi dan malam hari, memicu potensi hujan singkat di beberapa titik. 

 

 

 

Sementara itu, udara kabur diprakirakan muncul di wilayah Banggai dan Sigi, khususnya pada pagi hari. Kondisi ini dapat mengurangi jarak pandang sesaat, meski biasanya akan berangsur membaik menjelang siang. 

Untuk wilayah dataran tinggi dan pedalaman seperti Poso dan Sigi, cuaca berawan diperkirakan bertahan hingga malam dengan suhu yang lebih sejuk. Aktivitas malam hari relatif nyaman, namun tetap disarankan waspada terhadap perubahan cuaca mendadak.

BMKG mengimbau masyarakat agar terus memantau informasi cuaca terbaru. Hujan ringan yang turun singkat tetap berpotensi mengganggu aktivitas warga, terutama perjalanan darat dan kegiatan luar ruangan pada sore hari.

Pembaruan prakiraan dan peringatan dini cuaca dapat diakses melalui kanal resmi BMKG. Warga diharapkan tidak lengah, karena cuaca di Sulawesi Tengah bisa berubah dalam hitungan jam.

Advertisement

Artikel Terkait

Cuaca Panas Palu Jadi Alarm Perubahan Iklim, Wagub Buka Environmental Fest II 2026

Cuaca Panas Palu Jadi Alarm Perubahan Iklim, Wagub Buka Environmental Fest II 2026

Cuaca Palu mencapai 34,7 derajat. Wagub Sulteng mengajak masyarakat peduli perubahan iklim saat Environmental Fest II 2026.

Kemenkum Sulteng Dalami Strategi Penguatan Indikasi Geografis Berkelanjutan

Kemenkum Sulteng Dalami Strategi Penguatan Indikasi Geografis Berkelanjutan

Kemenkum Sulteng mendalami strategi penguatan Indikasi Geografis untuk melindungi produk unggulan daerah dan meningkatkan ekonomi masyarakat

Momentum Sumpah Pemuda, Kemenkum Sulteng Tekankan Pelayanan Berdampak

Momentum Sumpah Pemuda, Kemenkum Sulteng Tekankan Pelayanan Berdampak

Kemenkum Sulteng mendorong pelayanan hukum yang mudah diakses, informatif, dan responsif melalui semangat patriotisme, kegigihan, dan empati

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer