Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Untad Terima 3.048 Buku dari China, Perkuat Literasi Global

T
Penulis: Taswin❯
Rektor Untad menunjukkan koleksi buku hibah dari Pemerintah Tiongkok di perpustakaan kampus. (IstimewaRadar Palu)
Rektor Untad menunjukkan koleksi buku hibah dari Pemerintah Tiongkok di perpustakaan kampus. (IstimewaRadar Palu)
RADAR PALU – Universitas Tadulako (Untad) Palu menerima hibah 3.048 buku dari Pemerintah Tiongkok untuk memperkuat literasi global dan riset akademik, Selasa (2026).

Advertisement

Bantuan ribuan buku ini menambah koleksi strategis di Perpustakaan Untad.

Sebagian besar berisi pemikiran dan kebijakan Presiden Tiongkok Xi Jinping, termasuk seri The Governance of China. 

Selain itu, terdapat literatur tentang ekonomi, hubungan internasional, teknologi, hingga tata kelola pemerintahan.

Advertisement

Rektor Untad, Prof Amar, menyebut hibah ini sebagai langkah penting dalam memperkaya sumber belajar. 

“Buku-buku ini dapat menjadi sumber dan bahan literasi bagi kita,” ujarnya.

Advertisement

Menurutnya, koleksi ini membuka ruang bagi mahasiswa dan dosen untuk memahami model pembangunan alternatif di luar paradigma Barat.

Literatur tersebut juga relevan untuk riset ekonomi pembangunan, kebijakan publik, hingga studi kawasan Asia.

Dorong Analisis Pembangunan

Kehadiran buku-buku ini memungkinkan analisis komparatif antara model pembangunan Tiongkok dan Indonesia.

Terutama dalam isu industrialisasi, pengelolaan sumber daya alam, dan pembangunan daerah. 

Advertisement

Artikel Terkait

China Tak Bergeming, Upaya AS Tekan Iran Lewat KTT Beijing Mandek

China Tak Bergeming, Upaya AS Tekan Iran Lewat KTT Beijing Mandek

KTT Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Beijing belum menghasilkan terobosan untuk menghentikan perang Iran.

Kebersamaan: Kado Kecil Untuk Dies Natalis Ke-45 Universitas Tadulako

Kebersamaan: Kado Kecil Untuk Dies Natalis Ke-45 Universitas Tadulako

Universitas Tadulako memasuki usia ke-45 tahun dan hari ini bertepatan dengan wisuda ke 137. Berikut ulasannya...

Pendidikan Membuka Jalan bagi Perempuan Orang Rimba Menuju Perguruan Tinggi

Pendidikan Membuka Jalan bagi Perempuan Orang Rimba Menuju Perguruan Tinggi

Desi dan Kurnia membuktikan pendidikan tinggi membuka jalan bagi perempuan Orang Rimba untuk meraih cita-cita dan menentukan masa depan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer