Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Program Pariwisata Palu Baru 30 Persen, Komisi B Optimistis Tembus 70 Persen

A
Penulis: Annisa Wibdy❯
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Palu, Nendra Kusuma Putra. FOTO: Annisa Nurul Wibdy.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Palu, Nendra Kusuma Putra. FOTO: Annisa Nurul Wibdy.

Advertisement

RADAR PALU - Realisasi program Dinas Pariwisata Kota Palu menjadi perhatian Komisi B DPRD Kota Palu dalam rapat pembahasan anggaran perubahan tahun 2026.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Palu, Nendra Kusuma Putra, mengatakan evaluasi tersebut turut membahas perkembangan program Dinas Pariwisata, termasuk sejumlah kegiatan yang baru akan dilaksanakan pada September 2026.

Nendra menyebut, secara umum realisasi sejumlah program yang dievaluasi berada di kisaran 60 persen. Namun, khusus Dinas Pariwisata, realisasi program saat ini masih berada di angka sekitar 30 persen.

“Untuk Dinas Pariwisata sama saja. Berdasarkan evaluasi terkait program, terus realisasi. Semua hampir sama. Semua berada di 60 persen ini,” kata Nendra. Kamis, (3/9/2026). 

Meski demikian, ia menjelaskan bahwa capaian Dinas Pariwisata masih relatif rendah karena sejumlah program dan kegiatan baru akan dilaksanakan pada bulan September yaitu Hut Kota Palu. 

Advertisement

Program tersebut, kata nendra, memiliki alokasi anggaran yang cukup besar sehingga pelaksanaannya diharapkan dapat meningkatkan persentase realisasi program hingga akhir tahun.

“Kalau di Dinas Pariwisata baru 30 persen tahun ini karena program kegiatannya baru akan dijalankan di bulan ini september yaitu hut kota palu, itu besar dan dananya disitu ada,” ujarnya.

Nendra menilai kondisi tersebut masih dapat dikejar mengingat pelaksanaan kegiatan belum seluruhnya berjalan. Komisi B pun akan terus melakukan evaluasi terhadap realisasi program dan anggaran Dinas Pariwisata.

Ia memperkirakan, setelah kegiatan-kegiatan tersebut terlaksana, realisasi program Dinas Pariwisata dapat meningkat secara signifikan.

“Kalau sudah terselenggara mungkin insya Allah bisa sampai 70 persen,” jelasnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Inklusivitas Ekonomi Sulteng: Hiliirisasi Agro-Maritim Penting, Pemprov dan Untad Susun Peta Jalan  

Inklusivitas Ekonomi Sulteng: Hiliirisasi Agro-Maritim Penting, Pemprov dan Untad Susun Peta Jalan  

Sulteng lima tahun terakhir telah menunjukkan prestasi di bidang ekonomi yang membanggakan, lambungkan nama daerah di level Nasional.

Pemkab Sigi Hadiri TICEB 2026, Bahas Transformasi Ekonomi

Pemkab Sigi Hadiri TICEB 2026, Bahas Transformasi Ekonomi

TICEB 2026 menjadi forum yang mempertemukan akademisi, peneliti dan pakar ekonomi dari sejumlah negara, di antaranya Australia, Turki, India

TICEB 2026 di Palu Hadirkan Akademisi Lima Negara Bahas Transformasi Ekonomi Global

TICEB 2026 di Palu Hadirkan Akademisi Lima Negara Bahas Transformasi Ekonomi Global

TICEB 2026 di Palu mempertemukan akademisi lima negara membahas inovasi, tata kelola, dan keberlanjutan ekonomi global.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer