Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tantangan Program Berani di Tengah Penurunan Pertumbuhan Ekonomi Sulteng

Muchsin Siradjudin
Penulis: Muchsin Siradjudin❯
Ahlis Djirimu (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).
Ahlis Djirimu (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).

Advertisement

Oleh: Moh. Ahlis Djirimu *)

PADA Triwulan II 2026, Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Sulteng mencapai 5,02 persen menurun dari triwulan I 2026 yang mencapai 8,32 persen. Kinerja ini lebih rendah dari LPE nasional triwulan yang sama mencapai 5,29 persen. Hal ini berarti untuk pertama kalinya LPE Sulteng berada di bawah capaian LPE nasional. LPE Sulteng menurun drastis. Makna apa terkandung atas indikator ini?

Tingkat Kemiskinan Sulteng pada pada September 2025 mencapai 10,52 persen lalu 10,46 persen pada Maret 2026. Ini berarti penurunan kemiskinan evolutif, sedangkan penurunan LPE bersifat revolutif. Indeks Kedalaman Miskin (P1) Tahun 2025 menurun dari 2,21 poin pada Maret 2025 menjadi 1,38 poin periode September 2025.

Advertisement

Hal ini berindikasi bahwa baik individu maupun rumah tangga miskin yang berada di bawah garis kemiskinan semakin berkurang. Ini signal positif bagi daerah. Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) menurun dari 0,41 poin pada Maret 2025 menjadi 0,28 poin pada September 2025. Hal ini menunjukkan bahwa kesenjangan baik antar sesama individu miskin maupun sesama rumah tangga miskin semakin menyempit.

Ini juga menjadi signal baik pula. Namun, kedua indikator ini dapat menjadi signal negatif yakni melemahnya daya beli Masyarakat. Masyarakat saat ini berusaha menambal hidupnya dari tabungan berjaga-jaga yang sudah terkuras menjadi hutang gali lubang tutup lubang.

Advertisement

Artikel ini didasarkan atas analisis Rolf Aaberg, ekonom Norwegia fokus pada kualitas pertumbuhan ekonomi melalui tiga konsep. Konsep pertama adalah Pertumbuhan dan Kesetaraan Kesempatan. Aaberg menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya dinilai dari hasil akhir pencapaian seperti total Produk Domestik Bruto (PDB) dan pendapatan perkapita.

Pertumbuhan ekonomi yang berkualitas merupakan pertumbuhan yang membuka akses yang sama bagi setiap individu, tanpa memandang latar belakang sosial ikut serta dan menikmati hasil Pembangunan ekonomi.

Konsep kedua adalah kurva insidensi Pertumbuhan Kesempatan yang bertujuan mengukur distribusi pertumbuhan ekonomi. Konsep ini mengevaluasi dinamika pendapatan dari kelompok masyarakat tertentu. Pemerintah dapat menilai apakah pertumbuhan ekonomi ini memperlebar atau mempersempit ketimpangan Masyarakat.

Konsep ketiga, Pertumbuhan Pendapatan Berbasis Penyesuaian Ketimpangan. Laju pertumbuhan ekonomi riil harus disesuaikan dengan tingkat ketimpangan yang terjadi. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi secara agregat dinilai kurang bermakna jika hanya dinikmati oleh kelompok kaya. Kesejahteraan sosial yang dihasil dari pertumbuhan ekonomi harus dihitung dengan formula yang mengkompensasi faktor ketimpangan dan mobilitas pendapatan masyarakat.

Pada sisi produksi, ekonomi Sulteng didukung oleh 41 persen Sektor Industri Pengolahan, 21 persen Sektor Pertambangan dan Penggalian, serta 15 persen Sektor Pertanian. Pada sisi permintaan, 94 persen ekonomi Sulteng digerakkan oleh Belanja Pemerintah baik melalui APBN maupun APBD. 

Advertisement

Artikel Terkait

Hadapi Kemarau, Dinas Pertanian Palu Siapkan Penampungan Air untuk Jaga Ketahanan Pangan

Hadapi Kemarau, Dinas Pertanian Palu Siapkan Penampungan Air untuk Jaga Ketahanan Pangan

Dinas Pertanian Palu siapkan penampungan air dan dorong Palu Menanam untuk menjaga ketahanan pangan di tengah musim kemarau

Bupati Buol Temui Investor Jagung di Surabaya, Dorong Peningkatan Produksi dan Investasi Pertanian

Bupati Buol Temui Investor Jagung di Surabaya, Dorong Peningkatan Produksi dan Investasi Pertanian

Pemerintah Kabupaten Buol membuka peluang kerja sama investasi sekaligus mendorong pengembangan sektor pertanian.

Kunker Mentan di Palu Berjalan Lancar, Kapolda Sulteng Tegaskan Komitmen Dukung Pertanian

Kunker Mentan di Palu Berjalan Lancar, Kapolda Sulteng Tegaskan Komitmen Dukung Pertanian

Kapolda Sulteng Irjen Pol Nasri mendampingi kunjungan Mentan RI Andi Amran Sulaiman di Palu. Seluruh agenda berlangsung aman, lancar, dan ko

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer