Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gelombang Panas Ekstrem di Eropa, Traffic Light Rusak dan Jalan Disemprot Air

M
Penulis: Muhammad Awaludin❯
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan dampak gelombang panas ekstrem di Italia dan Jerman, mulai dari penyemprotan air di jalan hingga gangguan pada lampu lalu lintas. Foto: Tangkapan layar Instagram @moh_in_shenzhen.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan dampak gelombang panas ekstrem di Italia dan Jerman, mulai dari penyemprotan air di jalan hingga gangguan pada lampu lalu lintas. Foto: Tangkapan layar Instagram @moh_in_shenzhen.

Advertisement

 

RADAR PALU – Gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara di Eropa menjadi perhatian publik setelah berbagai video yang beredar di media sosial memperlihatkan dampak suhu tinggi terhadap aktivitas masyarakat dan infrastruktur perkotaan.

Dalam beberapa unggahan, termasuk video yang dibagikan akun Instagram @moh_in_shenzhen, terlihat kondisi di sejumlah wilayah Italia dan Jerman yang mengalami suhu udara hingga kisaran 40-45 derajat Celsius. Cuaca panas berkepanjangan disebut memicu berbagai gangguan, mulai dari kerusakan fasilitas umum hingga upaya pendinginan jalan.

Advertisement

Salah satu video memperlihatkan petugas menyemprotkan air di sepanjang ruas jalan. Langkah itu dilakukan untuk membantu menurunkan suhu permukaan aspal yang meningkat akibat paparan sinar matahari dalam waktu lama. 

Tak hanya itu, sejumlah lampu lalu lintas (traffic light) juga dilaporkan mengalami gangguan teknis. Dalam rekaman yang beredar, bagian penutup lampu lalu lintas tampak melengkung atau menyusut. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi suhu panas ekstrem yang terus-menerus mengenai material perangkat.

Advertisement

Berdasarkan laporan yang dikutip dalam unggahan tersebut, pihak berwenang menyebut suhu tinggi memberikan tekanan terhadap berbagai infrastruktur perkotaan. Sejumlah peralatan elektronik yang berada di ruang terbuka dilaporkan mengalami penurunan kinerja akibat panas berlebih.

Fenomena ini menjadi gambaran dampak nyata gelombang panas yang tengah melanda sebagian besar wilayah Eropa. Selain mengganggu aktivitas masyarakat, suhu ekstrem juga meningkatkan risiko kerusakan fasilitas publik dan mengganggu kelancaran lalu lintas. 

Para ahli iklim mengingatkan bahwa kejadian serupa berpotensi terjadi lebih sering seiring meningkatnya intensitas perubahan iklim global. Karena itu, berbagai negara dinilai perlu menyesuaikan desain dan ketahanan infrastruktur agar mampu menghadapi kondisi cuaca yang semakin ekstrem.

Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi yang memastikan seluruh kerusakan lampu lalu lintas yang beredar di media sosial semata-mata disebabkan oleh suhu panas. Namun, paparan panas ekstrem dalam waktu lama memang diketahui dapat memengaruhi performa perangkat elektronik maupun material yang digunakan pada fasilitas umum.***

Advertisement
Editor : Muhammad Awaludin
Sumber : Instagram @moh_in_shenzhen

Artikel Terkait

Kenapa Hujan Ekstrem Masih Terjadi Saat Sinyal El Niño Sudah Datang?

Kenapa Hujan Ekstrem Masih Terjadi Saat Sinyal El Niño Sudah Datang?

BMKG jelaskan hujan ekstrem masih terjadi meski sinyal El Niño menguat di Sulawesi Tengah dan sejumlah wilayah Indonesia.

Kementan Siaga El Nino 2026, Ribuan Hektare Sawah di Gunungkidul Dipastikan Aman

Kementan Siaga El Nino 2026, Ribuan Hektare Sawah di Gunungkidul Dipastikan Aman

Kementan dan Pemda Gunungkidul perkuat mitigasi El Nino 2026 untuk menjaga produksi padi tetap aman saat kemarau panjang.

Jerman Melirik Sulteng, Kakao hingga Mineral Jadi Target Investasi

Jerman Melirik Sulteng, Kakao hingga Mineral Jadi Target Investasi

Jerman melirik potensi Sulteng di sektor kakao, perkebunan dan mineral, membuka peluang investasi, hilirisasi serta transfer teknologi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer