Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Sinergi Bulog–PPL, Tameng Petani Saat Harga Gabah Turun

Rina Khalik • Rabu, 25 Februari 2026 | 10:39 WIB

Pimpinan Wilayah (Pimwil) Bulog Sulteng, Jusri.
Pimpinan Wilayah (Pimwil) Bulog Sulteng, Jusri.

RADAR PALU – Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah menggandeng penyuluh pertanian lapangan untuk memastikan petani tidak merugi saat harga anjlok. Informasi cepat dari penyuluh pertanian lapangan (PPL) akan menjadi dasar Bulog turun langsung menyerap hasil panen.

Pimpinan Wilayah (Pimwil) Bulog Sulteng, Jusri mengatakan, penyuluh dapat langsung menyampaikan informasi kepada Bulog apabila terjadi penurunan harga di lapangan.

“Mereka bisa langsung menginformasikan ke kami (Bulog), sehingga kami bisa bertindak cepat untuk menyerap,” ujarnya.

Menurutnya, asas simbiosis mutualisme sangat besar jika sinergi dengan penyuluh terjalin dengan baik. Penyuluh berperan sebagai penghubung antara Bulog dan petani kecil yang kemungkinan mengalami kesulitan dalam menjual hasil panennya.

“Nanti minimal kami tahu, kalau harga di atas pembelian Bulog artinya baik. Jika di bawah, artinya perlu kami turun ke lapangan bertindak cepat,” ungkapnya.

Sebelumnya, Bulog Sulteng telah melakukan audiensi dengan Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulteng.

Lembaga tersebut dipercaya sebagai koordinator PPL yang status aparatur sipil negaranya kini telah berpindah dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat.

“Sinergi yang baik tentunya dengan BRMP. Bagaimana kita memenuhi target pemerintah di Sulteng ini,” kata Jusri.

Tahun ini, Bulog Sulteng menghadapi tantangan terkait target penyerapan dalam negeri. Di Sulawesi Tengah, Bulog ditargetkan menyerap beras sebanyak 11.000 ton dan komoditas jagung 3.300 ton.

Hingga Februari, realisasi penyerapan beras baru mencapai 304 ton, sedangkan jagung masih nihil.(rna) 

Editor : Mugni Supardi
#BRMP Sulteng #Ketahanan pangan Sulteng #Target jagung 3300 ton #Penyerapan beras 11 ribu ton #Bulog Sulawesi Tengah #Serap gabah petani #Bulog bantu petani #Stabilisasi Harga Pangan #Penyuluh Pertanian Lapangan #Harga gabah petani turun #Bulog Sulteng serap hasil panen