Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Desa Wajib Punya Operator Data, Gus Ipul: Tak Boleh Ada Kepala Daerah “Buta” Data Kemiskinan

M
Penulis: Muhammad Awaludin❯
Gus Ipul tegaskan operator data desa wajib untuk akurasi bansos berbasis DTSEN. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
Gus Ipul tegaskan operator data desa wajib untuk akurasi bansos berbasis DTSEN. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

Advertisement

RADAR PALU - Langkah tegas diambil pemerintah. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengunci pengelolaan bantuan sosial dari level paling bawah: desa.

Setiap desa kini diwajibkan memiliki operator data khusus. Tujuannya jelas—memastikan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) benar-benar akurat, bukan sekadar angka di atas kertas.

Instruksi ini bukan tanpa alasan. Selama ini, persoalan klasik bansos sering muncul: data tidak sinkron, penerima tidak tepat sasaran, hingga dugaan manipulasi. Gus Ipul tak ingin itu terulang. 

“Data harus datang dari bawah. Kita tidak mau ada Kepala Desa sampai Bupati yang tidak tahu kondisi wilayahnya,” tegasnya.

Pernyataan itu disampaikan saat menerima audiensi kepala daerah di kantor Kemensos, Rabu (29/4). Pesannya keras: tidak boleh ada lagi pemimpin daerah yang “buta” data kemiskinan.

Advertisement

Dengan skema baru ini, alur data dipastikan transparan. Semua proses dilakukan melalui jalur resmi, melibatkan perangkat desa dan petugas lapangan sebagai ujung tombak. 

Yang paling krusial, data yang sudah dikumpulkan tidak bisa lagi diubah sembarangan. Badan Pusat Statistik (BPS) langsung turun tangan mengelola dan memverifikasi.

“Tidak ada otak-atik data dulu,” tegas Gus Ipul lagi.

Langkah ini diharapkan memutus praktik lama yang kerap memunculkan ketidakpercayaan publik terhadap program bansos.

Di sisi lain, pembaruan data juga harus dilakukan rutin. Pemerintah menyadari kondisi sosial ekonomi masyarakat sangat dinamis—hari ini miskin, besok bisa berubah, begitu pula sebaliknya.

Advertisement

Artikel Terkait

 Desil Warga Tiba-tiba Naik, Dinsos Ungkap Penyebabnya

Desil Warga Tiba-tiba Naik, Dinsos Ungkap Penyebabnya

Dinsos Palu mengungkap penyebab desil warga tiba-tiba naik. Salah satunya akibat KTP digunakan pihak lain untuk cicilan kendaraan.

Terungkap, Beban untuk Pemadaman Listrik Wilayah Kerja PLN UP3 Palu Sebesar 35 MW

Terungkap, Beban untuk Pemadaman Listrik Wilayah Kerja PLN UP3 Palu Sebesar 35 MW

Mengungkap pemadaman listrik yang terjadi di beberapa wilayah penting di Sulawesi Tengah, karena beban pemadaman 35 MW.

Tujuh Usulan Masyarakat Adat Sulteng Diverifikasi, Wilayah Tambang Jadi Perhatian

Tujuh Usulan Masyarakat Adat Sulteng Diverifikasi, Wilayah Tambang Jadi Perhatian

Tujuh usulan masyarakat hukum adat di Sulteng diverifikasi, dengan perhatian pada dokumen, wilayah adat, dan potensi konflik agraria.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer