Menurut salah satu pedagang emas, Marwah, harga emas saat ini berkisar antara Rp1,4 juta hingga Rp1,55 juta untuk emas 22 karat dan Rp1,9 juta untuk emas 23 karat. Ia menyebutkan bahwa harga emas sempat naik sejak bulan Februari lalu, namun kembali turun, dan terus mengalami fluktuasi hingga sekarang.
"Sebenarnya harga emas agak naik, tapi kita menjual seperti biasa. Kadang ada yang beli, kadang juga tidak. Tapi memang sekarang ini kisarannya main di Rp 1,4 juta sampai Rp 1,5 juta," ujar Marwah saat ditemui Radar Palu di tokonya pada Sabtu (13/9/2025).
Ia menambahkan bahwa jenis perhiasan yang paling sering dicari pembeli adalah cincin, meskipun permintaan tetap acak tergantung kebutuhan konsumen. Menurutnya, penjual justru bisa merasa diuntungkan saat harga emas naik, karena nilai jual kembali akan lebih tinggi.
"Kalau emas naik, kita bisa jual kembali dengan harga lebih baik. Tapi saat beli lagi, ya kita tambah lagi modalnya. Namanya juga usaha," katanya.
Sementara itu, pedagang emas lainnya, Teddy, juga mengonfirmasi bahwa harga emas saat ini berada dalam tren naik. Ia menyebutkan bahwa harga emas di tokonya mencapai kisaran Rp1,9 juta.
"Sekarang lagi naik. Naiknya dari sekitar satu minggu lalu. Tapi penjualan tetap stabil, tidak ada keluhan dari pembeli,” jelasnya.
Dirinya menambahkan bahwa selain menjual, pihaknya juga menerima emas dari masyarakat yang ingin menjual kembali perhiasannya.
Para pedagang mengaku tetap optimis dengan situasi pasar, meskipun harga emas mengalami dinamika naik-turun. Mereka berharap kestabilan harga dapat mendukung aktivitas jual beli ke depan, terutama menjelang akhir tahun. (rna)
Editor : Nur Soima Ulfa