Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Stok Beras, Migor dan Gula Aman hingga Empat Bulan di Sulteng

R
Penulis: Rina Khalik❯

 

Donny Iwan Setiawan.
Donny Iwan Setiawan.

RADAR PALU - Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sulteng Donny Iwan Setiawan memastikan pasokan komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir dalam kondisi aman. Berdasarkan data Disperindag, ketersediaan bahan pangan itu mampu bertahan hingga tiga sampai empat bulan ke depan.


Advertisement

"Khusus beras, stok di pasar sekitar 4.000an ton, sementara kebutuhan hanya sekitar 1.240 ton per bulan, sehingga aman hingga lebih dari tiga bulan," jelasnya.

Untuk minyak goreng, stok tersedia sekitar 635 ton dengan kebutuhan bulanan sekitar 230 ton. Sementara gula pasir dan komoditas pangan industri lainnya juga masih dalam kondisi aman.

Ia juga memastikan bahwa beras medium dan premium di pasaran masih mencukupi. Sementara beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) memang relatif lebih sedikit beredar karena ketersediaan beras medium dan premium di pasar sudah cukup banyak.

Advertisement

"Harga juga terus kami pantau bersama Satgas Pangan agar tetap sesuai harga eceran tertinggi," ujarnya.

Guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan, Disperindag Sulteng telah melakukan berbagai langkah, mulai dari operasi pasar, pasar murah, hingga inspeksi mendadak (sidak) ke pasar-pasar.

Pemantauan harga juga dilakukan secara rutin dengan melibatkan distributor, pedagang besar, serta stakeholder terkait.

Advertisement

"Kami juga sudah menginstruksikan seluruh dinas perdagangan kabupaten dan kota untuk aktif melakukan pengawasan, operasi pasar, dan kegiatan stabilisasi harga. Hampir semua daerah melaksanakan," katanya.

Selain itu, Disperindag juga berkoordinasi dengan Satgas Pangan Polda Sulteng untuk mengantisipasi penimbunan dan permainan harga.

"Kalau ditemukan pelanggaran seperti penimbunan, tidak ada kata lain selain penindakan. Kami bersama Satgas Pangan akan bertindak tegas," tegas Donny.

Donny mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik dalam menyikapi kenaikan harga menjelang Nataru. Ia juga mengingatkan pedagang untuk tidak memanfaatkan momentum tersebut demi keuntungan sepihak.

"Stok pangan aman, meskipun ada kenaikan harga yang masih dalam batas wajar. Kepada para pedagang, kami imbau agar tetap menjual sesuai harga pasar dan tidak mencari keuntungan berlebihan," pungkasnya.(cr3/rna)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Akulaku Finance Dorong UMKM Palu Tingkatkan Literasi Keuangan di Era Digital

Akulaku Finance Dorong UMKM Palu Tingkatkan Literasi Keuangan di Era Digital

Akulaku Finance mendorong UMKM Palu meningkatkan literasi keuangan agar semakin adaptif dan bijak menggunakan layanan keuangan digital.

Harga Pangan Sulteng Masih Normal, Telur Diprediksi Naik Jelang Maulid

Harga Pangan Sulteng Masih Normal, Telur Diprediksi Naik Jelang Maulid

Harga pangan di Sulteng masih stabil. Disperindag memprediksi harga telur mulai naik jelang Maulid, sementara tomat terus turun.

Disperindag Sulteng Siap Libatkan IKM dalam Promosi Kuliner Lokal

Disperindag Sulteng Siap Libatkan IKM dalam Promosi Kuliner Lokal

Disperindag Sulteng siap mendukung promosi kuliner lokal dengan melibatkan IKM unggulan seperti bawang goreng dan Kaledo Frozen.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer