
RADAR PALU - Pemerintah Kabupaten Morowali Utara (Pemkab Morut) mempercepat pengisian jabatan Kepala Sekolah untuk memenuhi kebutuhan pimpinan di sejumlah satuan pendidikan yang masih dipimpin pelaksana tugas.
Upaya tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah kepada empat guru yang telah memenuhi persyaratan sesuai Permendikdasmen Nomor 7/2025.
Bupati Delis Julkarson Hehi menyerahkan SK tersebut di Ruang Kerja Bupati Morut, Selasa (1/9/2026).
Baca Juga: Waduh! Ribuan Warga Penerima Manfaat di Palu Terindikasi Judi Online
Penyerahan SK tersebut disaksikan Kepala BKPSDM Morut Nimrod Tandi, dan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Morut Bernoulli Tanari.
Turut hadir Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Disdikbud Morut Jerry Juricho Barmo, serta Pelaksana tugas Kasubag Umum dan Kepegawaian Disdikbud Morut Triolis Harmoto Ponggele.
Empat guru yang mendapat penugasan sebagai kepala sekolah tersebut telah melalui proses seleksi dan verifikasi berkas melalui aplikasi SIM-KSPS Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Keempatnya yakni Seprin Kadoena sebagai Kepala SD Negeri Dolupo Karya, Leni Ester Kalaena sebagai Kepala SD GKST Beteleme, Magdalena Tysuka sebagai Kepala SMP Kristen GKST Beteleme, dan Rahmawati Tode sebagai Kepala SDN Mayumba.
Bupati Delis meminta kepala sekolah yang baru menerima penugasan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Dia menegaskan bahwa kepala sekolah memiliki peran penting dalam menjaga kualitas pembelajaran dan tata kelola sekolah.
"Jadi tugas bapak dan ibu sekalian tidak ringan, tetapi mulia. Selain menyukseskan seluruh proses pembelajaran, juga dituntut sebagai inovator dan leader sekaligus sebagai pengawas," ujar Delis.



