Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dusun Wana Tipo Terisolir, Hari ini Lima Guru Dievakuasi

W
Penulis: Wahono.❯

Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang guru dari Dusun Wana, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, setelah akses terputus.
Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang guru dari Dusun Wana, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, setelah akses terputus.


Advertisement


RADAR PALU – Hujan deras yang mengguyur wilayah Palu selama kurang lebih 17 jam memicu banjir di Kecamatan Ulujadi, Selasa (3/3/2026). Dampak paling parah terjadi di Dusun Wana, Kelurahan Tipo dan Kelurahan Watusampu. Akses jalan terputus, listrik padam, hingga warga sempat terisolir.

 

Berdasarkan laporan resmi BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, hujan mulai turun sejak pukul 01.30 WITA hingga 19.05 WITA. Kejadian banjir dilaporkan sekitar pukul 16.30 WITA dan diterima petugas pada pukul 20.37 WITA.

Advertisement

 

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Sulteng, Asbudianto, menjelaskan dampak yang terjadi akibat curah hujan dengan durasi panjang tersebut.

 

Advertisement

 

“Hujan yang berlangsung cukup lama di Kota Palu mengakibatkan banjir, memutus arus lalu lintas di Watusampu, serta menyebabkan akses jalan di Dusun Wana Kelurahan Tipo terputus sehingga wilayah tersebut terisolir,” ujarnya dalam laporan resmi.

 

Di Dusun Wana, kondisi cukup memprihatinkan. Jalan utama menuju permukiman warga tidak dapat dilalui kendaraan. Selain itu, jaringan listrik padam akibat pohon tumbang yang ikut terbawa arus. Aktivitas masyarakat pun lumpuh sementara.

 

Tak hanya itu, lima guru SD Kecil Bukit Wana sempat tertahan karena akses turun dari wilayah tersebut terputus. Proses evakuasi akhirnya berhasil dilakukan berkat kerja sama berbagai pihak.

 

“Alhamdulillah evakuasi berjalan lancar berkat kerja sama masyarakat, POLPP, BPBD, Babinsa dan Basarnas Kota Palu,” sebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardy diakun Facebook resminya.

 

Sementara di Kelurahan Watusampu, banjir sempat memutus arus lalu lintas di Jalan Poros Palu-Donggala, tepatnya di sekitar kawasan PT Barokah dan PT RK. Namun, berdasarkan laporan situasi akhir, jalur tersebut kini sudah dapat dilalui kendaraan.

 

BPBD juga memastikan pendataan masih terus dilakukan. “Untuk korban jiwa dan jumlah pengungsi masih dalam proses pendataan,” tulis BPBD dalam keterangannya. Petugas juga tengah mengidentifikasi kebutuhan mendesak warga terdampak.

Advertisement

Artikel Terkait

Empat Hari Karhutla Desa Gunung Sari Parimo Meluas, 110 Hektare Lahan Terbakar

Empat Hari Karhutla Desa Gunung Sari Parimo Meluas, 110 Hektare Lahan Terbakar

Karhutla di Desa Gunung Sari, Parigi Moutong, meluas hingga membakar sekitar 110 hektare lahan. Api mengancam perkebunan kakao dan cengkeh m

BPBD Sigi Nilai Sekolah Lapang Gempabumi Sangat Urgen, Henri: Diri dan Keluarga Harus Siap

BPBD Sigi Nilai Sekolah Lapang Gempabumi Sangat Urgen, Henri: Diri dan Keluarga Harus Siap

Edukasi dan peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana gempabumi merupakan kebutuhan yang sangat mendesak.

Banjir Rendam Empat Desa di Kasimbar, Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum Terdampak

Banjir Rendam Empat Desa di Kasimbar, Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum Terdampak

Banjir melanda empat desa di Kecamatan Kasimbar, Parigi Moutong, akibat hujan deras. Puluhan kepala keluarga terdampak, sejumlah fasilitas u

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer