Camp Paneki Tepi Teduh, Wisata Camping dengan Nuansa Alam Dekat Palu

Annisa Wibdy • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 13:33 WIB
Camp Paneki Tepi Teduh di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi. FOTO: Annisa Nurul Wibdy.
Camp Paneki Tepi Teduh di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi. FOTO: Annisa Nurul Wibdy.

RADAR PALU - Bagi masyarakat yang ingin melepas penat sambil menikmati suasana alam, Camp Paneki Tepi Teduh di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, dapat menjadi salah satu pilihan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, teman maupun komunitas.

Berada tidak jauh dari kawasan Palu, tempat ini menawarkan konsep camping ground yang memadukan rekreasi dengan aktivitas bermalam di alam terbuka.

Pengunjung dapat memilih datang hanya untuk berekreasi atau menginap dengan mendirikan tenda. Pengelola juga menyediakan sejumlah perlengkapan camping bagi pengunjung yang tidak membawa peralatan sendiri.

Baca Juga: Musim Panas Dongkrak Produksi dan Pendapatan Petani Garam Talise

Penjaga Camp Paneki Tepi Teduh, Hery, mengatakan tempat tersebut mulai dibuka pada akhir 2024. Lokasi itu sebelumnya merupakan lahan milik kakak dari pemilik camp, Iwan.

“Karena tidak dikelola, Iwan beli sama kakaknya. Dia buatkan untuk tempat piknik, camping,” kata Hery saat di temui di tempat camp. Minggu, (6/9/2026). 

Menurut Hery, Iwan memilih mengembangkan lahan tersebut karena menyukai suasana alam. Area yang sebelumnya tidak dimanfaatkan kemudian ditata menjadi tempat rekreasi dan camping bagi masyarakat.

Baca Juga: Bukan Sekadar Tambak Garam, Penggaraman Talise Disiapkan Jadi Kawasan Wisata

Dalam operasionalnya, Camp Paneki Tepi Teduh biasanya buka pada Jumat, Sabtu dan Minggu. Namun, pengunjung tetap dapat melakukan reservasi di luar akhir pekan apabila datang secara berkelompok.

“Kalau buka di weekend, Jumat, Sabtu, Ahad. Cuma kalau ada yang reservasi di luar weekend, itu bisa,” ujar Hery. 

Untuk pengunjung yang ingin camping dan menginap, tarif yang dikenakan sebesar Rp20 ribu per orang. Sementara pengunjung yang hanya datang untuk berekreasi tanpa menginap dikenakan Rp10 ribu per orang.

Baca Juga: Penggaraman Talise Berpotensi Jadi Destinasi Wisata, Dinas Pariwisata Fokus Siapkan SDM

Heri menyebut reservasi di luar akhir pekan biasanya dilakukan oleh kelompok dengan jumlah sekitar 15 hingga 20 orang. Kegiatan tersebut dapat berupa piknik maupun camping sesuai kebutuhan pengunjung.

Selain area camping, pengelola menyediakan sejumlah fasilitas untuk menunjang kenyamanan pengunjung, di antaranya musola, toilet, tempat bilas, spot api unggun, area parkir gratis serta warung kopi.

Bagi pengunjung yang tidak membawa perlengkapan sendiri, tersedia pula penyewaan peralatan camping. Pilihannya antara lain tenda dengan berbagai kapasitas, meja dan kursi, hammock, bantal tiup, matras, kompor portable, lampu tenda hingga perlengkapan pendukung lainnya.

Baca Juga: Dorong Kopi Buleleng Morowali Berindikasikan Geografis, Kemenkum Sulteng Siapkan Pendampingan

Pengelola juga menawarkan paket camping di atas panggung dengan tarif Rp160 ribu. Paket tersebut sudah termasuk tenda berkapasitas tiga hingga empat orang serta satu set meja dan kursi.

Untuk kegiatan yang membutuhkan area lebih luas, pengunjung dapat menyewa seluruh area dengan tarif Rp950 ribu. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk kegiatan kelompok maupun komunitas dengan melakukan reservasi terlebih dahulu.

Hery mengatakan pengelolaan Camp Paneki Tepi Teduh terus dilakukan melalui sejumlah perbaikan. Kehadiran tempat tersebut diharapkan dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati wisata alam dengan biaya yang relatif terjangkau.

Baca Juga: Timpora 2026, Perkuat Sinergi Pengawasan Orang Asing di Banggai

Dengan suasana alam, fasilitas pendukung dan pilihan paket yang tersedia, Camp Paneki Tepi Teduh menjadi salah satu alternatif wisata bagi pelajar, mahasiswa, keluarga maupun komunitas yang ingin camping atau sekadar menikmati waktu santai di akhir pekan.

Editor : Annisa Wibdy
camp paneki wisata sigi jejak wisata camping ground sungai