RADARPALU – Bulan Mei 2026 dipastikan menjadi salah satu periode paling dinanti masyarakat.
Kalender nasional menunjukkan banyak tanggal merah yang berpotensi menciptakan tiga momen long weekend sekaligus, peluang emas untuk berlibur maupun menggerakkan sektor pariwisata.
Rangkaian hari libur dimulai dari 1 Mei yang diperingati sebagai Hari Buruh Internasional. Momentum libur panjang kembali hadir pada pertengahan bulan, tepatnya 14 Mei (Kenaikan Yesus Kristus) yang diikuti cuti bersama pada 15 Mei.
Baca Juga: Persib Remontada, Bungkam Bhayangkara FC 4-2, Kembali Puncaki Klasemen
Selanjutnya, libur kembali berlanjut di akhir bulan dengan perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah pada 27 Mei dan cuti bersama 28 Mei.
Bahkan, masyarakat juga bisa memperpanjang libur dengan mengambil cuti tahunan pada 29 Mei, sebelum disambung akhir pekan.
Menariknya, penutup bulan Mei juga diwarnai Hari Raya Waisak 2570 BE pada 31 Mei, yang berdekatan dengan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026.
Baca Juga: May Day 2026: Buruh Sulteng Soroti Regulasi Kabur dan Lemahnya Pengawasan
Dengan susunan kalender tersebut, masyarakat memiliki setidaknya tiga kesempatan long weekend yang bisa dimanfaatkan untuk beristirahat dari rutinitas atau bepergian.
Momentum ini juga dinilai dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata domestik. Sejumlah destinasi di Indonesia diprediksi akan mengalami peningkatan kunjungan wisatawan, termasuk kawasan timur Indonesia seperti Sulawesi Tengah.
Beberapa destinasi unggulan di Sulawesi Tengah yang berpotensi menjadi pilihan wisata antara lain Kepulauan Togean, Kepulauan Sombori, Danau Poso, Lembah Bada, hingga Taman Nasional Lore Lindu.
Selain itu, Pantai Tanjung Karang dan Air Terjun Saluopa juga menjadi favorit wisatawan.
Pemerintah dan pelaku industri pariwisata mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini, termasuk pemesanan akomodasi dan transportasi guna menghindari lonjakan permintaan saat musim libur.
Di sisi lain, wisatawan juga diingatkan untuk tetap menjaga etika dan kelestarian lingkungan selama berlibur, agar destinasi wisata tetap terjaga dan berkelanjutan.
Baca Juga: Cuaca Sulteng Fluktuatif, Warga Diminta Tetap Siaga
Dengan perencanaan yang matang, momen libur panjang di Mei 2026 tidak hanya menjadi ajang rekreasi, tetapi juga berkontribusi terhadap pergerakan ekonomi nasional.(*)
Editor : Mugni Supardi