Reny Lamadjido Ingatkan Lansia Tetap Aktif, Sehat, dan Perkuat Iman

Muhammad Awaludin • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 17:22 WIB
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido menghadiri kegiatan Pesantren Lansia Menuju Husnul Khatimah di BAKESWI Sulteng, Palu, Jumat (16/10/2026). Foto: Biro Adpim Sulteng
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido menghadiri kegiatan Pesantren Lansia Menuju Husnul Khatimah di BAKESWI Sulteng, Palu, Jumat (16/10/2026). Foto: Biro Adpim Sulteng

 

RADAR PALU – Menjaga kesehatan dan tetap aktif bersosialisasi menjadi bagian penting dalam menjalani masa lanjut usia. Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, mengingatkan para lansia agar tidak kehilangan semangat menjalani kehidupan, sembari memperkuat keimanan sebagai bekal menuju akhir hayat.

Pesan itu disampaikan Reny saat menghadiri Pesantren Lansia Menuju Husnul Khatimah di Badan Kerja Sama Wanita Islam (BAKESWI) Provinsi Sulawesi Tengah, Jalan Kelinci, Palu, Jumat (16/10/2026).

Di hadapan puluhan peserta yang terdiri atas anggota BAKESWI dan kelompok pengajian, Reny menekankan bahwa bertambahnya usia bukan alasan untuk berhenti beraktivitas atau menarik diri dari lingkungan sosial.

Baca Juga: PKB Sulteng Tancap Gas Menuju Pemilu 2029-2031

Menurut dia, masa lansia tetap dapat dijalani dengan sehat dan penuh semangat melalui kebiasaan sederhana, mulai dari menjaga hubungan dengan sesama hingga rutin melakukan aktivitas fisik sesuai kemampuan.

JANGAN HANYA DI RUMAH

Reny mengingatkan pentingnya menjaga kebugaran tubuh di tengah bertambahnya usia. Senam lansia maupun olahraga ringan di rumah dapat menjadi pilihan untuk mempertahankan kemampuan bergerak.

Baca Juga: Nyamar Jadi Petugas PLN, Dua Pria Diduga Curi Kabel Tembaga di Sigi

“Kalau kita tidak melatih tangan dan kaki, lama-kelamaan bisa kaku. Jadi, tetaplah bergerak dan berolahraga sesuai kemampuan,” pesannya.

Selain menjaga kondisi fisik, interaksi sosial juga menjadi perhatian. Mengikuti pengajian, bersilaturahmi, dan berolahraga bersama dapat menjadi kesempatan bagi lansia untuk tetap terhubung dengan lingkungan sekaligus mengurangi perasaan kesepian.

Pesan tersebut memperlihatkan bahwa menjaga kualitas hidup di usia lanjut tidak hanya berkaitan dengan kesehatan tubuh, tetapi juga ketenangan batin dan hubungan sosial.

PERKUAT IMAN DI USIA SENJA

Melalui Pesantren Lansia, para peserta juga diajak memperdalam ilmu agama, memperbanyak amal, serta mempererat persaudaraan. Kegiatan ini mengangkat tema “Memperkuat Iman, Memperbanyak Amal, Menjemput Akhirat dengan Hati yang Tenang”.

Reny mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan ruang bagi para lansia untuk belajar agama sekaligus menjalani masa tua dalam lingkungan yang mendukung.

Baca Juga: Data Anak Prasekolah Jadi Sorotan, Bunda PAUD Sigi Diminta Perkuat Pendataan

Ia mengajak peserta menjalani kehidupan dengan ikhlas dan tidak berkecil hati karena faktor usia. Menurutnya, menjaga kesehatan dan mendekatkan diri kepada Allah perlu berjalan beriringan.

“Yang terpenting, kita harus tetap menjaga diri, menjaga kesehatan, memperbanyak amal, dan terus mendekatkan diri kepada Allah,” ujarnya.

Reny berharap para peserta senantiasa diberikan kesehatan, umur yang berkah, serta ketenangan dalam menjalani kehidupan hingga meraih husnul khatimah.*** 

Editor : Muhammad Awaludin
kesehatan lansia Lansia Sulteng Pesantren Lansia BAKESWI Sulteng Reny Lamadjido