
RADAR PALU - Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum bagi generasi muda untuk terus mengembangkan potensi, memperkuat karakter, dan berani mengambil peran dalam pembangunan bangsa.
Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan Panggung Kreasi Pemuda dan Gerakan Literasi yang digelar Inisiasimuda Pasangkayu di Anjungan Vovasanggayu, dengan dukungan CSR PT Tanjung Sarana Lestari (TSL), PT Pasangkayu, dan PT Letawa.
Kegiatan perdana ini menghadirkan ruang bagi pelajar dan pemuda Pasangkayu untuk mengekspresikan diri melalui seni, puisi, dan berbagai penampilan kreatif.
Baca Juga: Pelajari Pengawasan Indikasi Geografis, Kemenkum Sulteng Dorong Pemanfaatan Produk Unggulan Daerah
Selain panggung kreasi, kegiatan juga dirangkaikan dengan peluncuran gerakan open donasi buku melalui penyerahan simbolis buku motivasi dan kepemimpinan sebagai langkah awal mendukung pengembangan budaya literasi di kalangan generasi muda.
Ketua Inisiasimuda Pasangkayu, Sarwan, mengatakan kegiatan tersebut diinisiasi untuk memberikan ruang bagi pemuda dan pelajar di Pasangkayu untuk mengembangkan bakat, berkarya, serta membangun budaya literasi.
“Jangan takut untuk memulai. Mulailah dari kecil dan lakukan secara berkelanjutan. Yang terpenting adalah terus belajar, bekerja dengan sungguh-sungguh, dan mengembangkan apa yang sudah kita mulai,” ujar Sarwan.
Perwakilan CSR PT Pasangkayu, PT TSL, dan PT Letawa, Kartina, turut menyoroti tantangan generasi muda di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI), kesenjangan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja, serta pengembangan potensi wisata daerah.
Menanggapi hal tersebut, Kartina mendorong organisasi kepemudaan untuk terus belajar, mengembangkan kreativitas, dan memanfaatkan teknologi dalam memperkenalkan produk serta kekayaan lokal kepada masyarakat luas.
Sejalan dengan upaya tersebut, Perwakilan Inisiasi Muda Cendikia Nusantara, Ahmad Faizal, selaku organisasi induk Inisiasi Muda Tikke dan Inisiasimuda Pasangkayu, mengajak generasi muda untuk aktif dalam organisasi kepemudaan guna meningkatkan wawasan kebangsaan dan kompetensi diri melalui kegiatan literasi, komunitas olahraga, serta aktivitas sosial dan lingkungan. Melalui kegiatan tersebut, pemuda dapat belajar kepemimpinan, membangun kerja sama, dan menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat.
Dalam sambutan pembukaan acara serta penyerahan simbolis Buku buku motivasi dan leadership untuk Gerakan Literasi Open Donasi Buku, Ahmad Faizal juga mengingatkan generasi muda untuk menjauhi narkoba, perjudian, perkelahian, dan perilaku lain yang dapat merusak masa depan. Ia mengajak pemuda menjaga persatuan, menghormati sesama, serta menjadi teladan di lingkungan masing-masing.



