Kader Kesehatan Ikut Keracunan Usai Santap MBG di Bangkep

Wahono. • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 12:21 WIB

 

Sejumlah korban dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan MBG menjalani perawatan di rumah sakit di Kabupaten Banggai Kepulauan, Jumat (11/9/2026).
Sejumlah korban dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan MBG menjalani perawatan di rumah sakit di Kabupaten Banggai Kepulauan, Jumat (11/9/2026).

 

RADAR PALU – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disorot setelah puluhan orang di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Sulawesi Tengah, mengalami dugaan keracunan setelah menyantap makanan yang dibagikan pada tanggal 11 September 2026. Bahkan, seorang kader kesehatan turut menjadi salah satu korban dalam kejadian tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun media ini, total terdapat 51 orang yang diduga mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan MBG. Mereka berasal dari sejumlah sekolah serta masyarakat di wilayah Salakan dan sekitarnya.

Rinciannya, sebanyak 20 siswa SDN Tompudau terdiri atas empat laki-laki dan 16 perempuan. Kemudian 23 siswa SMK Negeri 1 Tinangkung, terdiri dari empat laki-laki dan 19 perempuan.

Baca Juga: Mahasiswa Untad Bawa Isu MBG, Karhutla hingga Kelangkaan BBM

Selain siswa, terdapat masing-masing satu siswi dari SDN 1 Salakan dan SDN 2 Salakan yang turut mengalami dugaan keracunan. Tiga guru juga menjadi korban, yakni satu guru SMK Negeri 1 Tinangkung serta dua guru perempuan dari SDN Tompudau.

Yang menjadi perhatian, korban juga berasal dari masyarakat. Salah satunya merupakan kader kesehatan perempuan, sementara korban lainnya adalah ibu dari seorang siswa.

Baca Juga: Polisi Periksa SPPG Kanali, Dapur MBG di Bangkep Disuspend

Kepala Dinas Kesehatan Banggai Kepulauan, dr. James H.D. Pinontoan, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebut kondisi sebagian besar pasien telah membaik.

“51 kasus, sudah pulang dengan kondisi baik 50. Satu kasus masih observasi,” kata James, saat dikonfirmasi dari Palu.

Hingga Sabtu, 12 September 2026, satu pasien dari SMK Negeri 1 Tinangkung masih menjalani perawatan di RS Trikora. Sementara itu, sampel makanan yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut telah dikirim ke Laboratorium Donggala untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Editor : Wahono.
Pasien Bangkep banggai MBG kesehatan