CKG Puskesmas Kaleke Sasar 15.438 Warga, Capaian Tembus 8.700 Jiwa

Mugni Supardi • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 17:19 WIB
Layanan Cek Kesehatan Gratis menyasar seluruh siklus hidup, dari bayi hingga lansia, untuk mendeteksi risiko penyakit sejak dini.
Layanan Cek Kesehatan Gratis menyasar seluruh siklus hidup, dari bayi hingga lansia, untuk mendeteksi risiko penyakit sejak dini.

RADARPALU - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) terus digencarkan Puskesmas Kaleke, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Layanan kesehatan tanpa biaya tersebut menyasar seluruh kelompok usia, mulai dari bayi hingga lanjut usia, sebagai upaya mendeteksi risiko penyakit secara dini.

Kepala Puskesmas Kaleke, Sitti Hajar S.ST., M.K.M., mengatakan CKG merupakan program layanan kesehatan pemerintah yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatan tanpa dipungut biaya sepeserpun.

Baca Juga: Kekeringan Parigi Moutong Meluas, 1.400 Hektare Lahan Terdampak

“CKG itu adalah Cek Kesehatan Gratis. Program layanan kesehatan untuk mendeteksi penyakit secara dini bagi warga tanpa biaya,” ujar Sitti Hajar kepada Radar Palu, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, sasaran program tersebut mencakup seluruh siklus hidup, mulai usia nol tahun hingga lansia. Pelaksanaan CKG tidak hanya dilakukan di fasilitas kesehatan, tetapi juga diperluas ke berbagai titik yang mudah dijangkau masyarakat.

Di wilayah kerja Puskesmas Kaleke, layanan CKG dilaksanakan di puskesmas, posyandu, serta lokasi lain yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Sementara untuk CKG sekolah, petugas kesehatan mendatangi langsung satuan pendidikan.

Baca Juga: Kemendikdasmen Akan Cek SDN Tanauge dan SMP Salubiro

“Untuk CKG kami laksanakan baik di puskesmas maupun di posyandu dan tempat-tempat keramaian. Kalau CKG sekolah, kami masuk ke sekolah-sekolah,” jelasnya.

Pelaksanaan CKG juga melibatkan berbagai tenaga kesehatan sesuai kebutuhan pemeriksaan. Mulai dari dokter, perawat, bidan, hingga tenaga kesehatan lainnya.

Layanan Cek Kesehatan Gratis menyasar seluruh siklus hidup, dari bayi hingga lansia, untuk mendeteksi risiko penyakit sejak dini.
Layanan Cek Kesehatan Gratis menyasar seluruh siklus hidup, dari bayi hingga lansia, untuk mendeteksi risiko penyakit sejak dini.

Selain memberikan pemeriksaan, petugas juga melakukan pencatatan dan penginputan hasil pemeriksaan ke dalam sistem yang telah disediakan. 

Baca Juga: Kemendikdasmen Respons Usulan SNT Morowali Utara

Pencatatan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan masyarakat yang telah mengikuti pemeriksaan tercatat dalam sistem.

Sitti Hajar mengungkapkan, untuk antusiasme masyarakat terhadap program CKG cukup baik selama ini. Menurutnya masyarakat merasakan manfaat pemeriksaan kesehatan yang dapat diperoleh tanpa biaya.

Meski demikian, Puskesmas Kaleke masih memiliki target cakupan yang harus dikejar. Edukasi dan cara pendekatan kepada masyarakat terus dilakukan secara bervariasi, agar semakin banyak warga bersedia memanfaatkan layanan tersebut.

“Animo masyarakat baik. Mereka sangat merasakan manfaat CKG, apalagi gratis. Kami terus melakukan inovasi bagaimana target pemeriksaan bisa dicapai, sekaligus mengedukasi masyarakat agar mau memeriksakan diri,” katanya.

Baca Juga: Truk Pengangkut Material PETI Terjun ke Jurang Vavolapo, Sopir Tewas

Dari pelaksanaan CKG, petugas kesehatan menemukan sejumlah kondisi kesehatan yang perlu mendapat perhatian dan tindak lanjut. Di antaranya berkaitan dengan, hipertensi, diabetes batuk-batuk serta keluhan penyakit lainnya.

Menurut Sitti Hajar, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan tidak membatasi masyarakat berdasarkan kondisi kesehatannya.

L
“Semua masyarakat kalau di CKG tidak memilih. Semua harus diperiksa. Apalagi yang tidak sehat atau sakit, semua harus diperiksa,” ujarnya.

Baca Juga: Bupati Delis Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi

Melalui pemeriksaan tersebut, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai kondisi kesehatannya. Jika ditemukan indikasi atau masalah kesehatan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, petugas dapat memberikan pelayanan dan mengarahkan warga untuk mendapatkan penanganan sesuai kebutuhannya.

Sitti Hajar mengakui, target CKG yang harus dicapai di wilayah kerja Puskesmas Kaleke mencapai 15.438 jiwa. Hingga Agustus 2026, capaian pemeriksaan telah menembus lebih dari 8.700 jiwa lebih dan mendekati 9.000 jiwa.

Capaian tersebut terus dikejar melalui perluasan pelayanan serta pendekatan kepada masyarakat.

Baca Juga: Penguatan Pembangunan Zona Integritas, Kemenkum Sulteng Teguhkan Komitmen Menuju WBBM 2026

Pada periode awal pelaksanaan CKG, Puskesmas Kaleke juga sempat mencatat capaian yang cukup tinggi di wilayah Kabupaten Sigi dalam hal input hasil pemeriksaan. Sitti Hajar menyebut Puskesmas Kaleke pernah berada di posisi ketiga pada periode awal pelaksanaan program.

Menurutnya, capaian tidak hanya diukur dari jumlah warga yang diperiksa. Hasil pemeriksaan juga harus tercatat dan diinput ke dalam sistem agar pelaksanaan program dapat terdokumentasi dengan baik.

“Selain kita memeriksa kesehatan, dibuktikan dengan capaian input. Memang benar-benar masyarakat itu sudah diperiksa. Tidak hanya diperiksa semuanya, tetapi harus diinput juga,” jelasnya.

Cek kesehatan gratis
Ia menambahkan, CKG diharapkan menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya. Dengan pemeriksaan sejak dini, risiko penyakit dapat diketahui lebih cepat sehingga edukasi dan penanganan dapat dilakukan sesuai kebutuhan.

Program tersebut sekaligus memperkuat upaya pelayanan kesehatan yang lebih preventif, dengan mendorong masyarakat tidak menunggu sakit untuk memeriksakan kondisi tubuh.***

Editor : Mugni Supardi
CKG Puskesmas Kaleke CKG Sigi Puskesmas Kaleke cek kesehatan gratis kabupaten sigi