RADAR PALU - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan melakukan pengecekan lapangan terhadap SDN Tanauge dan SMP Salubiro di Kabupaten Morowali Utara.
Pengecekan itu menindaklanjuti usulan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara (Pemkab Morut) untuk merevitalisasi sekolah yang mengalami kerusakan.
Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen Gogot Suharwoto menyampaikan rencana tersebut saat menerima audiensi Bupati Morut Delis Julkarson Hehi di Gedung Kemendikdasmen, Jumat (21/8/2026).
Baca Juga: Bosan Diabaikan, Warga Tanauge Mengadu ke DPRD Morut
Dalam pertemuan itu, Delis didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Morut Krispen H. Masu, Kepala Bappelitbangda Morut Geraom Tandi serta pejabat Pemkab Morut lainnya.
Gogot menerima rombongan bersama Sekretaris Direktorat Jenderal Eko Susanto dan jajaran Kemendikdasmen.
Gogot mengatakan revitalisasi sekolah yang mengalami kerusakan berat menjadi perhatian pemerintah pusat.
Baca Juga: Bahlil Perintahkan Revisi Kepmen ESDM 157, Arus: Kami Sambut Baik
Kementerian akan menurunkan tim untuk melakukan verifikasi lapangan terhadap sekolah-sekolah yang masuk dalam usulan Pemkab Morut.
"Sekolah yang menjadi prioritas akan segera kami verifikasi untuk menentukan langkah penanganan yang tepat," kata Gogot.
Verifikasi tersebut akan menjadi dasar bagi kementerian untuk menentukan bentuk penanganan yang sesuai terhadap kondisi masing-masing sekolah.
Baca Juga: Kemendikdasmen Respons Usulan SNT Morowali Utara
Sebelumnya di audensi tersebut, Bupati Delis mengusulkan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).
Selain itu, Delis juga mangajukan revitalisasi sejumlah sekolah yang membutuhkan penanganan pemerintah pusat. Dua di antaranya adalah SDN Tanauge dan SMP Salubiro.
"Kami juga berharap sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan berat dapat memperoleh dukungan dari pemerintah pusat," ujar Delis.
Baca Juga: Penguatan Pembangunan Zona Integritas, Kemenkum Sulteng Teguhkan Komitmen Menuju WBBM 2026
Menurut Delis, dukungan pemerintah pusat penting untuk mempercepat perbaikan sarana pendidikan di Morut.
Pemkab Morut saat ini menghadapi kondisi fiskal yang cukup menantang akibat penurunan transfer daerah dan keterbatasan anggaran.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas.
Baca Juga: Bupati Delis Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi
Terkait usualn tersebut, Pemkab Morut menargetkan seluruh persyaratan teknis yang masih dibutuhkan dapat dilengkapi sebelum batas waktu pengajuan berikutnya pada September 2026.
Pemerintah daerah berharap proses verifikasi SDN Tanauge dan SMP Salubiro dapat segera berjalan sehingga penanganan sekolah yang membutuhkan perbaikan dapat ditentukan.
Pada saat yang sama, Pemkab Morut juga mempersiapkan persyaratan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) agar usulan tersebut dapat memasuki tahapan berikutnya. (***)
Editor : Ilham Nusi