TKA Morowali Mendominasi Penerbangan China Southern Guangzhou-Palu

Mugni Supardi • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:23 WIB
Penerbangan China Southern Airlines rute Guangzhou–Palu memasuki fase operasional rutin setelah penerbangan kedua tiba di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu, Selasa (18/8/2026) dini hari.
Penerbangan China Southern Airlines rute Guangzhou–Palu memasuki fase operasional rutin setelah penerbangan kedua tiba di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu, Selasa (18/8/2026) dini hari.(FOTO : MUGNI SUPARDI)

RADARPALU - Penerbangan China Southern Airlines rute Guangzhou–Palu memasuki fase operasional rutin setelah penerbangan kedua tiba di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu, Selasa (18/8/2026) dini hari.

Pesawat yang membawa mayoritas tenaga kerja asing (TKA) tujuan kawasan industri Morowali itu tiba sekitar pukul 00.45 WITA dan dijadwalkan kembali terbang menuju Guangzhou sekitar pukul 02.00 WITA.

Perwakilan PT Gapura Angkasa di Palu, Maulid Hasan, mengatakan seluruh penumpang yang tiba melalui penerbangan China Southern Airlines tersebut merupakan TKA yang selanjutnya menuju Morowali.

Baca Juga: Reses Ulfa Soroti Jalan Gelap dan Layanan Dasar Warga di Lambara

“Iya, semua penumpang itu ke Morowali. Semua TKA,” kata Maulid kepada Radar Palu.

Pada penerbangan kedua tersebut, sebanyak 165 penumpang tercatat tiba dari Guangzhou. Sementara pesawat yang kembali berangkat dari Palu membawa 167 penumpang.

Maulid mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara spesifik perusahaan tempat para TKA tersebut bekerja karena penumpang berasal dari sejumlah perusahaan di kawasan industri Morowali.

Baca Juga: Pemberdayaan Berbasis Tugas Kesehatan Keluarga: Strategi Membangun Kemandirian Pencegahan Tuberkulos

“Sekarang kan banyak perusahaan. Kita enggak tahu dia di LNG atau di mana, di sana perusahaan apa,” ujarnya.

PT Gapura Angkasa sendiri menjadi penyedia layanan penanganan darat atau ground handling untuk operasional penerbangan China Southern Airlines di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu.

Layanan tersebut mencakup penanganan operasional pesawat dan penumpang selama berada di bandara. Kehadiran Gapura Angkasa di Palu juga menjadi bagian dari berkembangnya layanan pendukung seiring dibukanya penerbangan internasional di bandara tersebut.

Baca Juga: Pemkot Palu Dorong Kemudahan bagi Disabilitas, Diskon di Tempat Usaha Jadi Gagasan

“Namanya kalau di bandara ground handling. Garudanya kita juga, yang internasionalnya,” jelas Maulid.

Ia menambahkan, Gapura Angkasa telah memiliki jaringan layanan di sejumlah bandara besar di Indonesia, termasuk Bandara Soekarno-Hatta, Surabaya, dan Medan.

Sementara di Palu, keberadaan Gapura Angkasa tergolong baru. Perusahaan tersebut membuka perwakilan di Palu setelah Bandara Mutiara SIS Al-Jufri mulai melayani penerbangan internasional.

“Kami baru buka. Setelah ada pesawat internasional, kami datang ke Palu,” katanya.***

Editor : Mugni Supardi
Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Guangzhou-Palu Gapura Angkasa TKA Morowali China Southern Airlines