Pengabdian Mahasiswa UGM di Kecamatan Togean, Kabupaten Tojo Unauna, Memberikan Kontribusi Positif

Heriyanto • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 17:55 WIB
MAHASISWA: Bupati Touna, Ilham Lawidu, melepas mahasiswa KKN-PPM UGM periode II, tahun 2026.(FOTO: HERIYANTO LIMAHU/RADAR PALU)
MAHASISWA: Bupati Touna, Ilham Lawidu, melepas mahasiswa KKN-PPM UGM periode II, tahun 2026.(FOTO: HERIYANTO LIMAHU/RADAR PALU)

RADAR PALU -Bupati Tojo Unauna (Touna), Ilham Lawidu, melakukan penarikan sekaligus pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode II yang telah melaksanakan pengabdian di Kecamatan Togean, bertempat di ruang rapat kantor Bupati, Rabu (5/8/2026).

Pada kesempatan itu, Bupati Ilham Lawidu mengucapkan apresiasi dan penghargaan kepada Universitas Gadjah Mada atas komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah melalui pelaksanaan program KKN-PPM.

"Kehadiran mahasiswa UGM selama menjalankan pengabdian di Kecamatan Togean telah memberikan kontribusi positif, tidak hanya dalam pemberdayaan masyarakat, tetapi juga dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah,"ucap Bupati.

Baca Juga: Taruna Bakti Polri Hadir di Sekolah Rakyat Touna, Bangun Karakter Siswa

Bupati berharap, mahasiswa yang telah mengabdikan ilmu pengetahuan, tenaga serta gagasannya bagi masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una. pengalaman selama mengikuti KKN menjadi bekal berharga bagi para mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja dan pengabdian di masa mendatang.

“Sinergi yang telah terjalin ini dapat terus berlanjut melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan daerah,"harapnya

Berbagi pengalaman semasa menjadi mahasiswa. Ia mengenang masa ketika dirinya dipenuhi berbagai gagasan, semangat, dan keinginan untuk memberikan kontribusi bagi kampus, keluarga, masyarakat, hingga bangsa dan negara.

Baca Juga: Bupati Touna Audensi di Kementerian Perhubungan Membahas Rencana Pembangunan Pelabuhan Feri di Desa Lebiti 

"Tetapi ketika terjun langsung ke tengah masyarakat, saya menyadari bahwa mengimplementasikan ilmu pengetahuan tidak semudah yang dibayangkan saat berada di bangku kuliah,"ujarnya

Menurutnya, ketika masih menjadi mahasiswa kita memiliki begitu banyak ide dan keinginan untuk berbuat.

Tetapi setelah benar-benar terjun ke masyarakat, kita memahami bahwa mengimplementasikan ilmu pengetahuan membutuhkan proses, kemampuan beradaptasi, kerja sama, dan pemahaman terhadap kondisi nyata di lapangan.

Baca Juga: Dinkes Touna Evaluasi Standar Pelayanan Melalui Forum Konsultasi Publik

"Karena itulah program KKN menjadi sangat penting sebagai sarana bagi mahasiswa untuk belajar mengabdikan ilmu sekaligus memahami kebutuhan masyarakat secara langsung,"jelasnya.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
Melepas KKN-PPM UGM Bupati Touna mahasiswa