Poltekkes Palu Dorong Pemenuhan Gizi Ibu Hamil di Tanambulava

Taswin • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 21:47 WIB
 Poltekkes Kemenkes Palu Berikan Edukasi Gizi, Pemeriksaan Kesehatan, dan Bantuan Benih kepada 23 Ibu Hamil. (Foto: Istimewa)
Poltekkes Kemenkes Palu Berikan Edukasi Gizi, Pemeriksaan Kesehatan, dan Bantuan Benih kepada 23 Ibu Hamil. (Foto: Istimewa)

 


RADAR PALU  – Poltekkes Kemenkes Palu melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas) Tahap II di Kantor Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi, Rabu, 5 Agustus 2026. Kegiatan ini mengangkat tema edukasi gizi dan pemberian makanan tambahan tinggi protein berbahan pangan lokal kepada ibu hamil dan balita.

 

Kegiatan tersebut diikuti oleh 23 ibu hamil serta dihadiri Camat Tanambulava, Kepala Desa Sibalaya Utara, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Dinas Pertanian, bidan koordinator, bidan desa, kader kesehatan, Tim Pengabmas Poltekkes Kemenkes Palu, dan mahasiswa.

 

Tim Pengabmas diketuai oleh Mulyani, S.Kep., Ns., M.Sc., dengan anggota Reni, S.P., M.P.; Elvyrah Faisal, SKM., MPH.; Nurjaya, S.Pd., M.Kes.; Dr. Abd. Farid Lewa, SKM., MPH.; dan Wery Aslinda, M.Si.

 

Baca Juga: Kanwil Kemenkum Sulteng Perkuat Kebijakan Berbasis Data lewat Kajian Strategis

 

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan energi, protein, zat besi, dan zat gizi lainnya selama kehamilan.

 

Pemenuhan gizi yang baik diperlukan untuk menjaga kesehatan ibu, mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin, serta membantu mencegah anemia dan berbagai permasalahan gizi selama kehamilan.

 

Selain edukasi gizi, seluruh peserta juga mengikuti pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh Tim Pengabmas bersama tenaga kesehatan setempat.

 

Pemeriksaan terhadap 23 ibu hamil tersebut bertujuan memantau kondisi kesehatan selama kehamilan sekaligus menjadi dasar pemberian edukasi dan pendampingan sesuai kebutuhan masing-masing peserta.

 

Ketua Tim Pelaksana Pengabmas, Mulyani, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang secara terpadu dengan menggabungkan aspek kesehatan, gizi, pertanian, dan pemanfaatan pangan lokal.

 

Baca Juga: Perumdam AVO Targetkan Dispensasi Tagihan Air Huntap Balaroa Tuntas Pekan Depan

 

“Kami berharap ibu hamil tidak hanya memahami pentingnya pemenuhan gizi selama kehamilan, tetapi juga mengetahui kondisi kesehatannya dan mampu memanfaatkan bahan pangan lokal yang tersedia di lingkungan sekitar untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga,” ujar Mulyani.

 

Kegiatan tersebut juga diisi dengan penyuluhan pertanian mengenai pemanfaatan pekarangan untuk membudidayakan tanaman pangan lokal. Peserta memperoleh penjelasan mengenai persiapan media tanam, proses penanaman, penyiraman, pemupukan, pemeliharaan, pengendalian hama, hingga pemanenan.

 

Sebagai bentuk dukungan agar materi penyuluhan dapat langsung diterapkan, Tim Pengabmas menyerahkan bantuan benih tanaman pangan lokal berupa kacang merah, kacang hijau, kacang hitam, dan kacang panjang kepada peserta.

Benih tersebut diharapkan dapat ditanam dan dikembangkan di pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi, khususnya protein nabati bagi ibu hamil dan anggota keluarga.

 

Peserta juga diperkenalkan pada pengolahan bahan pangan lokal menjadi makanan tambahan yang menarik dan bergizi, salah satunya kue pie kacang hijau.

 

Inovasi tersebut menunjukkan bahwa kacang-kacangan tidak hanya mudah dibudidayakan, tetapi juga dapat diolah menjadi makanan keluarga yang memiliki nilai gizi dan nilai ekonomi.

 

Baca Juga: Kecelakaan Libatkan Tiga Kendaraan di Jalan Trans Sulawesi Taipa, Korban Roda Dua Dilarikan ke RS Madani

 

Keterlibatan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Dinas Pertanian, tenaga kesehatan, kader, dan perguruan tinggi merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor dalam mendukung kesehatan ibu dan anak.

 

Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan pekarangan, kemandirian pangan, serta keberlanjutan upaya perbaikan gizi keluarga di Kecamatan Tanambulava.
Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Palu turut dilibatkan dalam pelaksanaan edukasi, pemeriksaan kesehatan, demonstrasi, diskusi, dan pendampingan peserta.

 

Keterlibatan tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu dan keterampilannya secara langsung di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan Pengabmas Tahap II ini, Poltekkes Kemenkes Palu menegaskan komitmennya dalam menghadirkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 

 

Pendampingan dan pemantauan selanjutnya diharapkan dapat memastikan pengetahuan dan bantuan yang diberikan dimanfaatkan secara nyata dan berkelanjutan oleh ibu hamil serta keluarga di Kecamatan Tanambulava.

Editor : Wahono.
Tanambulava Poltekkes Kemenkes Palu gizi kesehatan donggala