Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Menuju Paskah Nasional 2026: Delapan Aras Gereja Nasional Bersatu di Tanah Tadulako

Rony Sandhi • Sabtu, 24 Januari 2026 | 20:07 WIB
Wakil Bupati Sigi, Dr. Samuel Yansen Pongi, S. E., M.Si dimandat sebagai Ketua Harian Panitia Paskah Nasional.
Wakil Bupati Sigi, Dr. Samuel Yansen Pongi, S. E., M.Si dimandat sebagai Ketua Harian Panitia Paskah Nasional.

RADAR PALU - Sulawesi Tengah bersiap menjadi pusat perhatian umat Kristiani seIndonesia.

Langkah besar menuju perhelatan Paskah Nasional FUKRI 2026 resmi dimulai ditandai dengan pengukuhan Panitia Pelaksana (Panpel) dalam sebuah prosesi gerejawi yang sarat makna spiritual dan kebangsaan di Gereja Bala Keselamatan (BK) Korps 2 Palu, Minggu 11 Januari 2026.

Wakil Bupati Sigi, Dr. Samuel Yansen Pongi, S. E., M.Si dimandat sebagai Ketua Harian Panitia Paskah Nasional.

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Komandan Teritorial Gereja Bala Keselamatan, Kolonel Hosea Makagiantang.

Momentum ini bukan sekadar pelantikan organisasi, melainkan sebuah deklarasi pelayanan nasional yang menyatukan delapan aras gereja besar yang tergabung dalam Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI).

Kemajemukan Kristen Indonesia tampak nyata dalam prosesi ini. Pelantikan tersebut dihadiri dan diberkati oleh para pimpinan aras gereja nasional, di antaranya Romo Aloysius Budi Purnomo, PR (KWI), Pdt. Lenta Enni Simbolon (PGI), Pdt. Tommy Lengkong serta Pdt. Robby Repi (PGLII), Pdt. David Vidyatama (PBI), Pdt. Hano Palit (PGPI), dan Pdt. May Sony Leonard (GMAHK), serta turut dihadiri pengurus FKUB Provinsi Sulteng, Frangky Waleleng, S. Th., M. Th.

Kehadiran para tokoh lintas denominasi ini menegaskan bahwa Paskah Nasional 2026 adalah ruang kesaksian bersama untuk memperkuat persaudaraan inklusif di tengah keberagaman bangsa.

Paskah Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 24 hingga 26 April 2026 ini diproyeksikan menjadi salah satu perayaan paling signifikan dalam satu dekade terakhir.

Puncak acara akan dipusatkan di Lapangan Asrama Satuan Brimob Batalyon A Pelopor, Desa Loru, Kabupaten Sigi.

Pemilihan Sigi dan Palu sebagai tuan rumah memiliki makna simbolis yang mendalam. Keduanya bukan hanya sekadar ruang geografis, melainkan ruang sejarah tentang ketangguhan, pemulihan, dan kebangkitan pasca-bencana.

Dari tanah Sulawesi Tengah, pesan Paskah akan digaungkan ke seluruh penjuru negeri sebagai sumber pengharapan dan rekonsiliasi bagi bangsa.

Panitia telah merancang rangkaian acara secara komprehensif. Selain Ibadah Raya yang melibatkan ribuan umat, akan digelar pula Seminar Rohani dan forum refleksi iman yang menggali nilai kebangkitan Kristus dalam konteks berbangsa dan bernegara.

"Paskah Nasional FUKRI 2026 bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan peristiwa iman yang meninggalkan jejak sejarah—sebuah seruan kebangkitan spiritual dan sosial bagi Indonesia," tulis panitia dalam pernyataan resminya.

Perayaan ini didukung penuh oleh delapan organisasi yang bernaung di bawah FUKRI, yakni:

PGI (Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia)

KWI (Konferensi Waligereja Indonesia)

PGLII (Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia)

PGPI (Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta Indonesia)

PBI (Persekutuan Baptis Indonesia)

GMAHK (Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh)

Bala Keselamatan (BK)

Gereja Orthodox Indonesia (GOI)

Dengan pengukuhan ini, seluruh elemen gereja menyatakan kesiapannya untuk menghadirkan Paskah yang damai, membangun, dan mempersatukan seluruh elemen bangsa dari jantung Sulawesi Tengah.(***)

Editor : Mugni Supardi
#delapan aras gereja #Paskah Nasional di Palu #gereja nasional bersatu #Paskah Nasional 2026 #Forum Umat Kristiani Indonesia #Sulawesi Tengah tuan rumah Paskah #FUKRI 2026 #Paskah Nasional Sigi #Paskah Nasional Indonesia #toleransi dan persaudaraan