Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Gubernur Sulteng Kukuhkan FPK se Sulawesi Tengah, dan membuka Musyawarah Besar Libu Mbaso Pemuda Kaili

Muchsin Siradjudin • Sabtu, 20 Juni 2026 | 22:50 WIB
SERAHKAN GUMA: Ketua PB-FPK Sulteng Moh. Erwin Lamporo (kiri), menyerahkan Guma kepada Gubernur Sulteng, Dr. H. Anwar Hafid, Sabtu (20/6/2026).(FOTO: MUCHSIN SIRADJUDIN/RADAR PALU).
SERAHKAN GUMA: Ketua PB-FPK Sulteng Moh. Erwin Lamporo (kiri), menyerahkan Guma kepada Gubernur Sulteng, Dr. H. Anwar Hafid, Sabtu (20/6/2026).(FOTO: MUCHSIN SIRADJUDIN/RADAR PALU).

RADAR PALU - Front Pemuda Kaili (FPK) menggelar Limbu Mbaso Pemuda Kaili, dengan jargon Mosangu Mompakambaso Ngata di Gelora Bumi Kaktus (GBK) Andi Raga Petalolo, Kota Palu, Sabtu (20/6/2026).

Gubernur Sulteng, H. Anwar Hafid, mengaku bangga dengan adanya FPK di bumi Tadulako Sulawesi Tengah untuk Jagai Ngata, menjaga Kota. Menjaga keamanan, kedamaian negeri, dan menjaga sesar Palu Koro.

Pelantikn dan pengukuhan pengurus FPK se Sulteng itu dihadiri Panglima Kodam (Pangdam) XXIII Palakawira, Mayjen (TNI) Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, Kapolda Sulteng Irjen Polisi Nasri Sulaeman, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulteng Zullikar Tandjung.

Baca Juga: YBM Brilian BRI Manado Salurkan Bantuan Gempa Sigi, Warga Lemban Tongoa Terima Paket Kebutuhan Darurat

Ketua DPRD Sulteng diwakili Ketua Komisi IV H. Hidayat Pakamundi, Kakanwil Kementerian AGama (Kemenag) Sulteng Dr. H. Junaidin, Ketua FPK Sulteng Moh Erwin Lamporo, Ketua Dewan Pembina FPK H. Rusdi Mastura, Ketua Dewan Penasehat FPK Moh Irwan Lapatta, serta Ketua Dewan Pengarah  FPK H. Husen Habibu.

FPK Sulteng membacakan ikrar, yg disampaikan Awaludin, menyatakan FPK mendukung pemerintah yang menjalankani program pendidikan, kebijakan ekonomi, politik, hukum, adat dan budaya (kearifan lokal).

FPK juga melakukan penobatan  H. Rusdi Mastura, sebagai Panglima To Kaili. Selanjutkan dilakukan Pemberian guma kepada Gubernur H. Anwar Hafid, Panglima Palakawira, Kapolda, Kajati, Ketua DPRD Sulteng, dan Kakanwi Kemenag.

Baca Juga: Pascagempa Sulteng, Pemprov Perkuat Posko Komando dan Satu Data Penanganan Bencana

Pada kesempatan itu, Husen Habibu, mengatakan FPK mendukung semua program pemerintah, mengawal program pembangunan daerah. Laskar Pemuda Tadulako,  salam sampaili jagai ngata.

"Kami ingin ada anak Kaili jadi jenderal, ada yg jadi Panglima Kodam, karena kita bagian dari Indonesia. Karena itu, kita harus jadi pelaku utama, bukan penonton, " tegas Husen Habibu.

Ketum PB. FPK Sulawesi Tengah, Moh. Erwin Lamporo, menegaskan kita harus membuka akses anak muda kita. Kemampuan dan kesempatan.

Baca Juga: Satu Jamaah Haji Asal Palu Meninggal Dunia di Pesawat Saat Kembali ke Tanah Air

" Beri kesempatan, kepada anak-anak kita, anak-anak Kaili, " kata Erwin, lantang.

Kalau bisa seleksi terakhir masuk TNI di Sulteng saja. Jangan lagi di tempat lain.

Demikian juga disampikan Moh. Irwan Lapatta, malam ini kita menghadiri Limbu Mbaso, musyawarah besar. 

Baca Juga: Hasil Hari Pertama Radar Palu Cup II 2026: SMP Al-Azhar A Pimpin Klasemen Sementara

Para Gubernur Sulteng telah melaksanakan pembangunan. Misalnya Longki Djanggola, Rusdi Mastura, H. Anwar Hafid, telah melaksanakan pembangunan terbaiknya.Khusus Gubernur saat ini, AH, berani cerdas. Apa yg sudah dibuat merupakan lompatan quantum.

"Pak Gubernur Anwar Hafid sudah melakukan pendidikan dasar, " ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Gubernur Anwar Hafid, menyebut  FPK tampil tepat pada waktunya, di tengah bencana alam gempa bumi. 

Baca Juga: Badan Geologi: Sigi, Palu, Parigi Moutong hingga Poso Masuk Zona Potensi Likuifaksi

Sulawesi Tengah merupakan tanah Tadulako, tanah Kaili. Semua punya nilai, dan makna.

"Saya mengimbau kepada FPK jangan tinggalkan budaya Kaili, yang dititipkan orang tua kita.
Beberapa nilai yg hidup ditengah-tengah kita orang Kaili yaitu nosarara nosa batutu, yang akan kekal, " kata Anwar Hafid. 

Dijelaskannya, nilai nosangu norambanga, bergotong royong. Kita orang Sulteng, punya daya tahan dan tahan uji yg luar biasa. Karena alam kita punya spesifikasi, lintas katulistiwa. Tahan banting.

Baca Juga: Air Laut Teluk Palu Sempat Surut Usai Gempa Sigi, Badan Geologi Ungkap Dugaan Penyebabnya

"Kedua, di bawah kita ada sesar palu koro, sesar paling ganas di dunia< " sebutnya.

Nilai, mosipatuju ssling menghargsi. Mosimpatogo saling menyayangi.

Mau maju ada tiga syarat yang harus kita miliki yaitu unto, dota, dan rara. Ini sifat kercedasan, ini yang saya pilih Berani Cerdas Nambaso.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
#Pengukuhan pengurus #Fron Pemuda Kaili #Laskar muda Tadulako #sulawesi tengah