Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Ibu Gembala dan Anak Sekolah Minggu Jadi Korban Gempa M 6,7 di Kamarora

Mugni Supardi • Selasa, 16 Juni 2026 | 13:48 WIB
Dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah, Selasa (16/6), mulai dilaporkan dari sejumlah wilayah terdampak.
Dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah, Selasa (16/6), mulai dilaporkan dari sejumlah wilayah terdampak.

RADARPALU – Dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah, Selasa (16/6), mulai dilaporkan dari sejumlah wilayah terdampak.

Di Desa Kamarora, Kabupaten Sigi, seorang ibu gembala dan beberapa jemaat dilaporkan mengalami luka akibat tertimpa material bangunan saat gempa terjadi.

Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan akun Facebook Yuike Kodong yang menyebut Ibu Gembala Mangalapi tertimpa batako di Gereja Sidang-Sidang Jemaat Allah (GSJA) Kamarora.

Baca Juga: Antisipasi Gempa Susulan, Wagub Sulteng Minta Rumah Sakit Siapkan Layanan Darurat di Ruang Terbuka

“Akibat gempa, Ibu Gembala Mangalapi tertimpa batako di GSJA Kamarora. Ada juga yang lain kena batako, termasuk anak Sekolah Minggu Ekklesia Kamarora. Banyak rumah yang rusak parah,” tulis akun tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait jumlah korban maupun tingkat kerusakan yang terjadi di wilayah tersebut.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas I Palu mencatat aktivitas gempa susulan dari sesar Sausu ini masih terus berlangsung pascagempa utama yang terjadi pada pukul 11.32 WITA dengan magnitudo 6,7.

Baca Juga: Longsor dan Rumah Rusak Berat di Sigi Beredar Pascagempa M 6,7, Akses ke Napu Dikabarkan Putus

Berdasarkan data BMKG hingga pukul 13.30 WITA, telah terjadi sebanyak 48 kali gempa susulan dengan magnitudo bervariasi antara 2,6 hingga 5,2.

Gempa susulan terbesar tercatat berkekuatan magnitudo 5,2 pada pukul 12.13 WITA. Sejumlah gempa susulan lainnya juga memiliki magnitudo di atas 4,0 sehingga masih dapat dirasakan oleh masyarakat di beberapa wilayah.

BMKG sebelumnya menyatakan gempa utama berpusat di darat wilayah Sausu, Sulawesi Tengah, dan dipicu aktivitas sesar aktif dengan mekanisme patahan turun (normal fault). Meski menimbulkan guncangan kuat di Palu dan Sigi, gempa tersebut dipastikan tidak berpotensi tsunami.

 

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan hingga dinyatakan aman oleh petugas terkait. Pemerintah daerah bersama instansi terkait masih melakukan pendataan dampak gempa di sejumlah wilayah terdampak. (*)

Editor : Mugni Supardi
#gempa M 6 #Kamarora #korban gempa Kamarora #gempa sulawesi tengah #gempa sigi