Verna Klaim Bunga Desa Penuhi Identitas Kependudukan Masyarakat
Budiyanto Wiharto• Selasa, 9 Juni 2026 | 15:05 WIB
DESA: Suasana DBD di Desa Tiwa'a, Poso Pesisir, Kabupaten Poso.(FOTO: BUDIYANTO WIHARTO/RADAR PALU) RADAR PALU - Bupati Poso, Verna GM Inkiriwang, mengklaim bahwa program bunga desa atau bupati ngantor di desa telah sukses memenuhi semua kebutuhan identitas kependudukan masyarakat di daerahnya.Sekarang, kata dia, semua warga Poso sudah memiliki KTP (kartu tanda penduduk), KK (kartu keluarga), dan Akta Kelahiran. Dengan identitas kependudukan yang dimiliki masyarakat pun mudah saat berurusan terkait pendidikan, kesehatan, dan bahkan pekerjaan."Waktu program bunga desa pertama (tahun 2021) di laksanakan antrian masyarakat begitu banyak mengular. Warga datang berbondong-bondong untuk membuat KTP, KK dan akta kelahiran.
Tapi beriringnya waktu, antrian di stand Dinas Kependudukan bunga desa mulai sepi. Kenapa, karena masyarakat sudah punya semua indentitas kependudukan yang dibutuhkan," sebut Bupati Verna saat gelar program festival bunga desa (DBD) Tahun 2026, di Desa Tiwa'a Kecamatan Poso Pesisir, Selasa (9/6/2026).DBD merupakan inovasi dari program bunga desa yang pelaksanaannya lebih variatif karena di isi dengan tampilan gelar seni dan budaya daerah. DBD dilaksanakan selama dua hari."Selain pelayanan kependudukan, SIM, ada juga hiburan seni dan budaya," ujar Verna.
Bupati berkeinginan program FBD yang bergulir di periode kedua sebagai bupati bersama Suharto Kandar sebagai wakil bupati akan menuntaskan semua kebutuhan kependudukan masyarakat.Sehingga kelak tidak ada lagi warga kabupaten Poso yang tidak memiliki KTP, KK, dan akta kelahiran.(***) Editor : Muchsin Siradjudin