Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Pemkab Morowali Gelar Seminar Awal Penyusunan Dokumen RIPJ-PID 

Supriyono • Jumat, 5 Juni 2026 | 17:37 WIB
SEMINAR: Wabup Morowali, Iriane Iliyasmembuka seminar membahas RIPJ-PID Morowali, Kamis (4/6/2026).(FOTO: SUPRIYONO/RADAR PALU)
SEMINAR: Wabup Morowali, Iriane Iliyasmembuka seminar membahas RIPJ-PID Morowali, Kamis (4/6/2026).(FOTO: SUPRIYONO/RADAR PALU)

RADAR PALU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali, menggelar Seminar Awal Penyusunan Dokumen Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Daerah (RIPJ-PID), kegiatan tersebut merupakan tindaklanjut Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) seminar berlangsung di aula Bappelitbangda, Kamis (4/6/2026).

Seminar awal dihadiri serta dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Morowali,Iriane Iliyas. Turut serta dalam kegiatan tersebut diantaranya, Kepala OPD, anggota Forkopimda, tim Tenaga Ahli Penyusun Dokumen, narasumber, juga peserta seminar lainnya.

Pemkab Morowali menjadikan seminar awal RIPJ-PID sebagai forum strategis yang merupakan langkah awal pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan riset juga inovasi yang disesuaikan dengan potensi wilayah. 

Baca Juga: Pemda Morowali  Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 

Kabupaten Morowali telah dikenal luas sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan industri nasional. Kemajuan investasi yang masuk ke daerah sungguh luas dan pesat.

Namun, kekayaan sumber daya alam dan masifnya industri tidak akan memberikan dampak optimal yang berkelanjutan jika tidak diimbangi dengan penguatan kapasitas ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi lokal.

Dalam sambutannya, Iriane Iliyas menyampaikan tujuan utama seminar awal menyamakan persepsi antara pemerintah daerah, akademisi, dan lembaga riset seperti BRIN terkait arah pengembangan IPTEK jangka panjang terkhusus pada Kabupaten Morowali.

Baca Juga: Kemenkum Sulteng Harmonisasi Ranperbup Morowali, Siapkan Insentif Fiskal untuk Pelaku Usaha

Pemkab Morowali mengidentifikasi masalah dan prioritas unggulan daerah di berbagai sektor penting seperti pangan, energi, kesehatan, dan lingkungan. Menghimpun data awal untuk memastikan dokumen disusun berbasis bukti. 

Diketahui, landasan regulasi penyusunan dokumen tersebut merupakan tindak lanjut dari amanat pemerintah untuk mengelola tata kelola riset di daerah, yang bertujuan agar iptek dapat langsung mendukung pertumbuhan ekonomi dan memecahkan permasalahan dasar di tingkat provinsi atau kabupaten/kota.

Melalui seminar awal RIPJ-PID tersebut, Pemdakab Morowali menekankan keselarasan strategis, Dokumen Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Daerah(RIPJ-PID) harus selaras dan terintegrasi dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Morowali. 

Selanjutnya, berorientasi pada dampak nyata agar dokumen yang disusun bersifat membumi, realistis, dan dapat dieksekusi, bukan sekedar teori yang sulit diterapkan di lapangan.

Pemkab Morowali juga berharap agar seminar awal RIJP-PID tersebut menjadi kompas strategis sebagai peta jalan yang akan menentukan bagaimana Morowali memanfaatkan iptek demi memajukan pembangunan daerah, meningkatkan pelayanan publik, dan yang paling penting, mensejahterakan masyarakat Morowali.

Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi motor penggerak yang menjembatani potensi industri besar di Morowali dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat lokal, hadirnya transfer teknologi yang nyata, pengembangan riset daerah yang aplikatif, serta lahirnya inovasi-inovasi yang solutif bagi permasalahan di sektor pertanian, perikanan, lingkungan hidup, hingga tata kelola pemerintahan.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
#Dokumen RIPJ-PID #Seminar awal #Merumuskan kebijakan #Pemkab Morowali