RADAR PALU — Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Palu menyalurkan tiga ekor sapi kurban kepada Pemerintah Kota Palu melalui program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) atau CSR menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.
Bantuan 3 ekor sapi bernilai puluhan juta rupiah tersebut tidak hanya dipandang sebagai kegiatan sosial-keagamaan, tetapi juga menjadi instrumen penggerak ekonomi mikro daerah, khususnya bagi peternak lokal di Kota Palu dan sekitarnya.
Kepala Cabang BTN Palu, Sigit Sulistyo, mengatakan pembelian sapi kurban langsung dari peternak lokal memberi dampak ekonomi yang nyata di tengah meningkatnya kebutuhan pasar menjelang Hari Raya Idul Adha.
Baca Juga: Banyak Warga Takut ke Bank, BTN Palu Gencarkan Sosialisasi Kredit
"Transaksi pembelian hewan kurban membantu menjaga perputaran ekonomi masyarakat sekaligus menopang daya beli peternak lokal,” ujarnya.
Menurut dia, peningkatan permintaan sapi kurban ikut menggerakkan rantai ekonomi sektor peternakan mulai dari penyedia pakan ternak, jasa transportasi, hingga tenaga pemotongan hewan.
Secara ekonomi, penyaluran CSR/TJSL berbasis pembelian produk lokal dinilai mampu menciptakan efek berganda atau multiplier effect terhadap aktivitas usaha masyarakat.
Baca Juga: Banyak Warga Takut ke Bank, BTN Palu Gencarkan Sosialisasi Kredit
Di tengah fluktuasi harga pangan, langkah tersebut juga membantu menjaga stabilitas harga daging di pasar tradisional Kota Palu.
BTN melalui skema Tanggung Jawab Sosial Lingkungan disebut mulai mengarahkan program sosial perusahaan agar lebih terukur dari sisi dampak sosial dan ekonomi.
Pendekatan ini tidak hanya fokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga mendukung penguatan ketahanan pangan dan kesejahteraan kelompok masyarakat rentan.
Baca Juga: Transaksi Non-Tunai di Pasar Tavanjuka Mulai Diterapkan, BTN Siapkan QRIS untuk Pedagang
Sementara itu, Pemerintah Kota Palu menyambut positif bantuan hewan kurban tersebut karena dapat memperluas cakupan distribusi daging kepada masyarakat kurang mampu tanpa menambah beban anggaran daerah.
Daging kurban nantinya akan disalurkan sesuai syariat Islam kepada warga yang membutuhkan di sejumlah wilayah Kota Palu.
Dengan meningkatnya aktivitas transaksi hewan kurban menjelang Idul Adha, sektor peternakan lokal diharapkan memperoleh momentum pertumbuhan yang mampu menopang ekonomi masyarakat bawah secara berkelanjutan. ***
Editor : Talib