Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Temu SATRIA Sulteng Jadi Ajang Konsolidasi Gerindra dan Penguatan Organisasi Menuju Pemilu 2029

Angel Sumbara • Kamis, 21 Mei 2026 | 16:48 WIB
RELAWAN: Relawan SATRIA Sulawesi Tengah, menggelar Temu SATRIA Sulteng, Rabu (20/5/2026).(FOTO: ANGEL SUMBARA/RADAR PALU)
RELAWAN: Relawan SATRIA Sulawesi Tengah, menggelar Temu SATRIA Sulteng, Rabu (20/5/2026).(FOTO: ANGEL SUMBARA/RADAR PALU)

RADAR PALU – Satuan Relawan Satria Raya (SATRIA) Sulawesi Tengah menggelar Temu SATRIA Sulteng bertema “Bergerak Bersama Mewujudkan Indonesia Raya” di Gedung Jodjokodi Convention Center (JCC), Kota Palu, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus penguatan struktur Partai Gerindra menjelang Pemilu 2029. Ribuan simpatisan dari Kabupaten Sigi, Kota Palu, dan Donggala tampak memadati lokasi kegiatan.

Selain dihadiri kader dan simpatisan, sejumlah organisasi sayap Partai Gerindra juga turut hadir, di antaranya PIRA (Perempuan Indonesia Raya), TIDAR (Tunas Indonesia Raya), serta organisasi sayap partai lainnya.

Baca Juga: Siti Halwiah Pimpin APJI Sigi, Bupati Rizal Dorong UMKM Kuliner Lebih Berkembang

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dewan Pembina SATRIA Sulteng Rusdy Mastura, perwakilan Ketua DPD Gerindra Sulteng Longki Djanggola yang diwakili Alimuddin Paada, anggota DPRD Provinsi dan kabupaten/kota dari Fraksi Gerindra, pengurus DPD Gerindra Sulteng, pengurus SATRIA provinsi dan kabupaten/kota, serta Sekretaris Umum SATRIA Sulteng, Nizar Rahmatu.

Ketua Umum SATRIA Sulteng, Mohamad Irwan Lapatta, mengatakan kegiatan tersebut awalnya direncanakan sebagai momentum halal bihalal, namun kemudian dikemas menjadi temu dan konsolidasi SATRIA setelah melewati bulan Syawal.

Menurut mantan Bupati Sigi dua periode itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan kelembagaan SATRIA di Sulawesi Tengah karena kepengurusan tingkat provinsi telah terbentuk dan telah memiliki surat keputusan (SK).

Baca Juga: Pemkab Sigi Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Bersih dan Transparan

“Pertemuan ini menjadi bagian dari penguatan kelembagaan karena pengurus SATRIA Sulteng sudah terbentuk dan sudah di-SK-kan. Beberapa kabupaten/kota juga sementara berproses pembentukan,” ujar Irwan.

Ia menyebut sejumlah daerah yang sedang dalam proses pembentukan kepengurusan antara lain Kabupaten Donggala, Tojo Unauna (Touna), Parigi Moutong (Parimo), Poso, Banggai, Banggai Laut (Balut), hingga Morowali.

Irwan mengatakan, penguatan konsolidasi tersebut juga merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Gerindra yang menargetkan kemenangan partai pada pemilihan legislatif, pemilihan presiden, hingga pemilihan kepala daerah mendatang.

Baca Juga: Siti Halwiah Pimpin APJI Sigi, Bupati Rizal Dorong UMKM Kuliner Lebih Berkembang

“Harapannya tidak hanya menjadi slogan atau tagline, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata. Setelah semua kepengurusan terbentuk, kami akan terus bergerak dan berkoordinasi,” katanya.

Dalam sambutannya, Irwan juga menyinggung target politik Gerindra di daerah pemilihan Donggala-Sigi pada Pemilu mendatang. Ia optimistis Gerindra mampu menambah kursi dengan dukungan kader dan simpatisan partai.

“Saya pernah memimpin Kabupaten Sigi, Insya Allah kita berupaya Gerindra bisa meraih dua kursi di dapil Donggala-Sigi,” ungkapnya.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Proyek Pakan Ternak Sigi Bisa Meluas, Penyidik Dalami Peran Pihak Lain

Ia menambahkan, keberadaan Presiden Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum Gerindra menjadi kekuatan tersendiri untuk memperkuat konsolidasi hingga ke daerah.

“Kita tinggal menyentuh dan memperkuat jaringan yang ada. Kalau semua mau bekerja keras dan kompak, target partai bisa tercapai,” jelasnya.

Selain bergerak di bidang politik, Irwan menegaskan SATRIA juga hadir sebagai organisasi yang bergerak di bidang advokasi masyarakat kecil, kebencanaan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Pertama berkaitan dengan advokasi, khususnya kepentingan masyarakat kecil di ruang hukum. Kemudian SATRIA juga bergerak di bidang kebencanaan dan sosial,” jelasnya.

Ia mengatakan, SATRIA nantinya diharapkan dapat turun langsung membantu masyarakat saat terjadi bencana alam seperti banjir maupun persoalan sosial lainnya di tengah masyarakat.

Irwan juga menjelaskan komposisi kepengurusan SATRIA diisi berbagai unsur masyarakat, mulai dari aktivis, mahasiswa, Forum Pemuda Kaili, pengurus partai, hingga komunitas pencak silat yang dinilai menjadi kekuatan organisasi di lapangan.

“Kami ingin semua unsur ini menjadi satu kekuatan bersama untuk mendukung cita-cita partai dan hasil keputusan Rakerda,” ujarnya.

Kegiatan Temu SATRIA Sulteng juga dikemas dengan hiburan dan pembagian doorprize yang menambah antusias peserta yang hadir. Suasana kebersamaan dan kekompakan terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.

Di akhir sambutannya, Irwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan simpatisan SATRIA yang telah menyukseskan kegiatan tersebut meski persiapannya dilakukan dalam waktu singkat.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPD Gerindra Sulteng Longki Djanggola, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, serta Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar yang disebut turut memberikan dukungan dan masukan bagi penguatan SATRIA di Sulawesi Tengah.

Sekadar informasi, pelantikan pengurus SATRIA Sulawesi Tengah dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026 mendatang.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
#SATRIA #Kekuatan organisasi #sulteng #relawan