RADAR PALU- Aparat gabungan dari Polri, TNI, dan Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (BBTNLL) tidak menemukan adanya aktivitas penambangan emas tanpa izin atau PETI dikawasan hutan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL). Kepastian diperoleh setelah mereka melakukan patroli kawasan TNLL, kemarin.
Patroli menyasar kawasan Hutan Lindung Babahaleka di Desa Hanggira, Kecamatan Lore Tengah. Kegiatan yang menyertakan 26 personil gabungan itu dipimpin langsung Kepala Bidang PTNW III BBTNLL, Fery Ary Mozes Liuw, dan Kapolsek Lore Tengah, Ipda Rinald Alexandro Herlambang.
Tim patroli memulai perjalanan dari Kantor Kehutanan Kecamatan Lore Tengah, kemudian bergerak masuk ke kawasan hutan lindung Babahaleka untuk melakukan penyisiran di sejumlah titik rawan aktivitas ilegal.
Baca Juga: Disnakertrans Poso Tidak Tahu Ada Dugaan Pungli di UPT Torire
Pemeriksaan dilakukan terhadap kemungkinan adanya pembukaan lahan, lubang tambang, maupun penggunaan alat berat di area konservasi tersebut.
"Dari hasil patroli hingga kegiatan berakhir pukul 14.00 WITA, petugas tidak menemukan adanya aktivitas PETI maupun perambahan hutan. Situasi di kawasan hutan lindung Babahaleka terpantau aman dan kondusif," kata Kapolsek Lore Tengah, Ipda Rinald Alexandro Herlambang.
Pihaknya berkomitmen menjaga kawasan konservasi dari ancaman eksploitasi liar.
Baca Juga: BRI Poso Dukung CFD Perdana, Perkuat UMKM dan Transaksi QRIS di Kabupaten Poso
"Kehadiran kami bersama BBTNLL, TNI, dan aparatur desa di tengah hutan bukan sekadar formalitas. Ini adalah pesan tegas kepada siapa pun yang berniat merusak lingkungan melalui PETI bahwa wilayah ini diawasi ketat. Kami tidak akan mentolerir aktivitas ilegal yang mengancam biodiversitas Lore Lindu," ujarnya.
Kapolsek Rinald menyampaikan patroli rutin yang dilakukan merupakan langkah preventif yang efektif dalam menekan potensi kejahatan lingkungan di wilayah hukum Polsek Lore Tengah.
Dengan sering kami hadir di lapangan, menurut dia, peluang bagi penambang liar maupun perambah hutan untuk beraksi menjadi sangat minim. Selain itu, masyarakat juga semakin percaya bahwa kepolisian hadir untuk melindungi aset alam mereka.
Baca Juga: Pemkab Poso Pinjam Pakaikan Gedung untuk Ditjenpas Sulteng Di Poso
Sementara itu, Kepala Bidang PTNW III BBTNLL, Fery Ary Mozes Liuw, mengapresiasi dukungan dan kerja sama seluruh pihak dalam menjaga kelestarian kawasan TNLL. Dukungan tersebut dirasakannya sangat membantu BBTNLL dalam mengamankan kawasan konservasi.
"Hasil nihil hari ini merupakan kabar baik, namun patroli berkala tetap akan kami lakukan demi memastikan hutan Babahaleka tetap lestari," tandasnya.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin